20:00 . DPRD Dan Manajemen Persibo Suport Ansor Cup Balen   |   19:00 . 2020, Kemenag Bojonegoro Ajukan Tambahan Buku Nikah   |   18:00 . Tugas Pansel Berakhir, Begini Proses Lelang Jabatan Sekda   |   17:00 . Highlight, Persibo Vs Bumi Wali FC Liga 3 Jatim   |   16:30 . Mapeta FKMB: Bersinergi Solidkan Anggota untuk Bojonegoro   |   16:00 . Sebanyak 928 Rit Air Bersih Didistribusikan ke 68 Desa   |   15:00 . Awal Pekan Harga Emas Turun Rp2.000 Per Gram   |   14:00 . Kebakaran, Petugas Damkar Berhasil Selamatkan Dua Balita   |   13:00 . OPD Diimbau Kenakan Batik dan Busana Muslim di Tanggal ini   |   12:00 . Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Harga   |   11:00 . 3:2 Persibo Menang Dramatis Vs Bumi Wali FC   |   10:00 . Persibo Kembali Rebut Puncak Klasemen Grup A   |   09:00 . Persibo Petik Kemenangan, Ini Komentar Kedua Pelatih   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   23:00 . Akomodir Kader NU, PC Fatayat Bojonegoro Adakan LKD Profesional   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 24 March 2019 11:00

2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi

2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi

Reporter : M Safuan 

blokBojonegoro.com - Saat ini total terdapat 3.400 Guru Tidak Tetap (GTT) K2, GTT Non K2 ber NUPTK dan GTT Non K2 dan belum ber NUPTK yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Keseluruhan jumlah tersebut dirasa cukup oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, dan tidak ada kekurangan guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran kepada siswa.

"Saat ini, jumlah dirasa cukup banyak hanya saja pemerataan guru kurang maksimal," kata kepala Disdik Bojonegoro, Hanafi.

Lanjut dia, oleh karenanya, di awal 2019 ini Disdikda telah memberlakukan bahwa setiap sekolah tidak diperbolehkan mengangkat guru kembali. Pasalnya jumlah guru yang ada saat ini cukup untuk mengisi kekosongan guru disetiap sekolah yang ada. 

Dengan banyaknya jumlah guru tersebut, Disdikda Bojonegoro, akan segera melakukan pemerataan guru, sehingga kekurangan guru di setiap sekolah tidak terjadi. Pemerataan guru itu, nantinya sekolah yang mempunyai jumlah guru akan dikurangi dan guru tersebut bakal digeser ke sekolah terdekat yang kurang gurunya.

"Pergeseran guru, pastinya melihat sekolah yang terdekat," beber Hanafi kepada blokBojonegoro.com. [saf/lis]

 

Tag : pendidikan, sekolah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 25 September 2019 16:00

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more