20:00 . Terima SK, Para PPPK Mengaku Senang   |   19:00 . Fokus PEN 2021: Menanggulangi Pandemi dan Membangkitkan Ekonomi Nasional   |   18:00 . Bupati Hadiri Pengukuhan Dewan dan Temu Wicara Pendidikan   |   17:00 . Temu Wicara Semua Pihak Paparkan Masalah dan Solusi Pendidikan Bojonegoro   |   16:00 . Giliran Petugas Dispendukcapil Lakukan Vaksinasi Tahap Kedua   |   15:00 . 5.172 Petugas Pelayan Publik Ikuti Vaksinasi Tahap Kedua   |   14:00 . Bupati Serahkan SK Kepada PPPK di Lingkungan Pemkab Bojonegoro   |   13:00 . Menurunkan Kasus Aktif dengan Meningkatkan Kesembuhan dan Menghindari Kematian   |   12:00 . Penetapan Kelompok Prioritas Vaksinasi Berdasarkan Hal ini   |   11:00 . HIMEK IKIP PGRI Bojonegoro Gelar Webinar Kewirausahaan Bareng Duta Petani Milenial Kementan   |   10:00 . Cerita Hilangnya Dua Dusun di Bumi Wali Jawa Timur   |   09:00 . Indahnya Desain Bendungan Karangnongko Bojonegoro   |   08:00 . Awak Media Mulai Divaksin   |   07:00 . Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya   |   06:00 . Vaksin Bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan   |  
Sat, 27 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi

blokbojonegoro.com | Sunday, 24 March 2019 11:00

2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi

Reporter : M Safuan 

blokBojonegoro.com - Saat ini total terdapat 3.400 Guru Tidak Tetap (GTT) K2, GTT Non K2 ber NUPTK dan GTT Non K2 dan belum ber NUPTK yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Keseluruhan jumlah tersebut dirasa cukup oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, dan tidak ada kekurangan guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran kepada siswa.

"Saat ini, jumlah dirasa cukup banyak hanya saja pemerataan guru kurang maksimal," kata kepala Disdik Bojonegoro, Hanafi.

Lanjut dia, oleh karenanya, di awal 2019 ini Disdikda telah memberlakukan bahwa setiap sekolah tidak diperbolehkan mengangkat guru kembali. Pasalnya jumlah guru yang ada saat ini cukup untuk mengisi kekosongan guru disetiap sekolah yang ada. 

Dengan banyaknya jumlah guru tersebut, Disdikda Bojonegoro, akan segera melakukan pemerataan guru, sehingga kekurangan guru di setiap sekolah tidak terjadi. Pemerataan guru itu, nantinya sekolah yang mempunyai jumlah guru akan dikurangi dan guru tersebut bakal digeser ke sekolah terdekat yang kurang gurunya.

"Pergeseran guru, pastinya melihat sekolah yang terdekat," beber Hanafi kepada blokBojonegoro.com. [saf/lis]

 

Tag : pendidikan, sekolah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat