23:00 . Jan Ethes Gemesin Ikut Presiden Jokowi Upacara HUT ke 74 RI   |   22:00 . Pelatihan Kepemimpinan Active Citizens di Padepokan ASA   |   21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |   19:00 . Unik, Warga Klangon Dirikan Gapura Bentuk Garuda Raksasa   |   18:00 . Warga Tulungagung Kibarkan Bendera Rakasasa di Tepi Bengawan Solo   |   17:00 . Totalitas Tari Thengul dan Gemuruh Penonton   |   16:00 . Tari Thengul Tampil Memukau di Istana Negera   |   15:30 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar   |   15:00 . 210 Napi Tak Dapat Remisi   |   14:00 . Napi Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 4 Orang Bebas   |   13:00 . Banom NU Banjarejo Bagikan Wakaf 1.000 Masker   |   12:30 . Momen Agustusan, Mansabo Kembangkan Potensi Siswa Melalui Lomba   |   12:00 . Banyak Peserta Upacara HUT RI di Alun-alun Bojonegoro Pusing   |   11:00 . Refleksi Hari Kemerdekaan, SLB Putra Harapan Bagi Bendera   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 26 March 2019 10:00

Sejak Banjir, Penjualan Jaring Meningkat

Sejak Banjir, Penjualan Jaring Meningkat

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Debit air Bengawan Solo yang sempat naik beberapa waktu yang lalu, dan menyebabkan banjir di berbagai wilayah yang ada di Bojonegoro, rupanya dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk mencari ikan.

Hal tersebut bisa terlihat di sejumlah pedagang jaring jenis pijer, yang mengaku mengalami peningkatan dalam penjualan pasca banjir lalu hingga sekarang.

"Penjualan meningkat, banyak masyarakat yang mencari pijer di pasar," kata Likah, salah satu penjual di pasar Kota Bojonegoro, Selasa (26/3/2019).

Ditambahkan oleh Likah, ada dua jenis macam pijer yang dijual di tokonya. Yakni dengan ukuran 23 meter dijualnya dengan harga Rp30.000, sedangkan yang berukuran 46 Meter dipatok dengan harga Rp60.000 .


"Tak tanggung-tanggung, para pembeli lebih tertarik yang berukuran 46 meter untuk bekal menangkap ikan air," pungkasnya.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh penjual pijer lain, Suud. Dikatakan memang sejak dulu kalau musim hujan tiba, masyakat selalu memburu peralatan untuk mencari ikan, dan kebanyakan dari membeli pijer adalah warga yang rumahnya pinggir bantaran sungai Bengawan Solo.

"Alhamdulillah penjualan di musim ini meningkat dua kali lipat dari hari-hari biasanya," ungkapnya kepada blokBojonegoro. [lin/ito]

Tag : banjir, bengawan, jaring, pijer

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat