10:00 . Berdesak-Desakan, Pemilih di Desa Campurejo Pingsan   |   09:30 . Pilkades, Kebun Belimbing Ngringinrejo Ditutup   |   09:00 . Gerakan Pengendalian Penggerek Batang Disperta Lanjut di Balen   |   08:00 . Pilkades Serentak Bukan Hari Libur Daerah   |   07:00 . Riset: Anak Kedua Laki-laki Cenderung Lebih Nakal   |   21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 28 March 2019 21:00

Buku Festival Bengawan Dilaunching 1 April

Buku Festival Bengawan Dilaunching 1 April

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Rencananya, buku Festival Bengawan 2018 tentang rawat ruwat bengawan sebagai tanda untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga kelestarian sungai Bengawan Solo, akan segera dilaunching. Tepatnya Senin (1/4/2019).

Acara berlangsung di Taman Rajekwesi dengan berbagai suguhan yang dikemas Wedangan Budaya. Selain launching buku, juga terdapat keroncongan pelajar dan baca puisi.

"Buku itu seputar Bengawan Solo, sebagai sumber kehidupan dengan laku tidak membuang sampah ke sungai," kata penggagas acara, Didik Wahyudi.

Diterangkan, perilaku tidak buang sampah ke sungai ini perlu diperdengarkan dan ditularkan terus menerus agar menjadi kebiasaan, dan menjadi budaya malu jika buang sampah ke sungai.

"Selain itu juga sebagai dokumentasi dan promosi event tahunan yang rutin digelar dengan kehadiran ribuan warga lewat berbagai kegiatan," tambahnya.

Event besar Festival Bengawan ini penting didokumentasikan dalam bentuk karya dan isi buku seluruhnya adalah karya selama event festival bengawan berlangsung.

Panitia berharap event tersebut menjadi lebih besar lagi dengan melibatkan seluruh warga sepanjang Bengawan Solo dari hulu hingga hilir, hingga menjadikan gerakan kesadaran bersama menjaga bengawan dengan cinta yang penuh. Ini tugas berat bagi semua pihak tapi jika dilakukan dengan rasa cinta bersama menjadi sangat mungkin.

Dimulai dari hal sederhana dan kecil lalu menyebar menjadi gerakan bersama seluruh warga bantaran. Selalu ada kemungkinan-kemungkinan baik di masa mendatang jika dilakukan dengan penuh kesadaran bersama, tapi juga sebaliknya jika mengabaikan.

"Jika tidak sekarang kapan lagi kita menjaga bengawan solo sebagai titipan anak cucu kelak," pungkasnya. [ito/lis]

Tag : buku, bengawan, solo, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat