21:00 . Sembuh 3 Orang, 23 Pasien Positif Covid-19 Dirawat   |   20:00 . Unik, Layang-Layang Penis Terbang di Langit Ngasem   |   18:00 . New Normal: Persewaan Sound System Mulai Normal   |   17:00 . 1 Bulan, 2.296 Warga Bojonegoro Ikut Rapid Test Gratis   |   16:00 . Tim Basket Bojonegoro Bakal Latih Tanding dengan 3 Kabupaten   |   15:00 . Baznas Anggarkan R585 Juta Lebih untuk Beasiswa SD dan SMP   |   14:00 . 36 Siswa SMPN 4 Bojonegoro Dapat Beasiswa dari Baznas   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19   |   12:00 . Petani di Semambung Ikuti Sarasehan dan Penyemprotan Massal   |   11:00 . Tusuk Sate Masih Diminati Meski Jumlah Pembeli Menurun   |   08:00 . Kemarau Datang, Air Terjun Kedung Gupit Mengering   |   07:00 . Dampak Anak Nonton Youtube, Baik atau Buruk?   |   15:00 . Berkah Kurban Buat Pengepul Kulit Hewan   |   14:00 . Petani Bawang Merah di Klino Panen Raya   |   13:00 . Mantabkan Mental, Latihan Basket Digelar Seminggu 2 Kali   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 28 March 2019 16:00

SMK Migas Bojonegoro

Selesai PKL, Siswa SMK 5 Presentasi Kepada EMCL

Selesai PKL, Siswa SMK 5 Presentasi Kepada EMCL

Reporter: Muharrom

blokBojonegoro.com - Siswa-siswi SMK Negeri 5 Bojonegoro belajar mengembangkan energi terbarukan berupa biogas. Para siswa jurusan Teknik Energi Biomasa (TEB) itu belajar bagaimana mengembangkan energi alteratif dalam program biogas ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Para siswa ikut terlibat dalam pembuatan reaktor instalasi dan pemanfaatan sisa biogas (sluri). Sejak Januari 2019, para siswa tinggal bersama warga di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Baru kali ini para siswa belajar biogas secara langsung. Oleh karena itu magang (PKL) di program kemasyarakatan EMCL ini sangat bermanfaat untuk kami,” ujar Cefi Azmil, Ketua Jurusan TEB SMK Migas Bojonegoro sebutan akrab SMKN 5.

Menurut Cefi, di Bojonegoro belum ada fasilitas untuk magang spesifik mengenai biogas. Selama ini para siswa belajar di lapangan dengan mitra–mitra yang menyelenggarakan kegiatan pengembangan energi alternatif lainnya selain biogas. Sehingga, pengalaman magang di program EMCL ini menjadi pertama kali bagi siswa jurusan TEB tersebut.

Selama magang, siswa dibimbing oleh tenaga ahli biogas dari LSM Trukajaya yang merupakan mitra EMCL. Mereka dibimbing dan diajarkan langsung di rumah-rumah warga yag mendapat bantuan biogas. Pengalaman langsung ini memberikan wawasan baru kepada siswa.

Hilmi, satu dari empat peserta yang mengikuti magang di biogas mengaku mendapat pengalaman baru. Bagi dia biogas adalah energi alternatif yang sangat mudah dikembangkan. Namun menurutnya, tidak semua orang mengetahui cara membuat instalasi dan merawatnya.

Ia juga menceritakan, jika dirinya dan teman-temannya di bimbing secara telaten oleh para tenaga ahli biogas. Interaksi selama magang, kata dia, sangat mengesankan dan bermanfaat dalam menambah wawasan tentang energi terbarukan.

Lain halnya dengan Lia, siswa magang lainnya. Dia mengatakan, dengan praktik di lapangan selama tiga bulan ini, dirinya bisa menyimpulkan bahwa biogas lebih efisien daripada elpiji. Penggunaan biogas menurut Lia, cenderung lebih hemat dibanding elpiji tabung.

“Menurut pengamatan saya, selama tiga bulan ini keluarga yang menggunakan biogas bisa menghemat keuangan keluarganya karena sekarang jarang membeli elpiji,” tuturnya.

smk-2

Sementara itu Koordinator Program Pengembangan Masyarakat EMCL, Beta Wicaksono mengatakan, bahwa program magang ini merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat. Harapannya, selain program itu sendiri bermanfaat untuk masyarakat sekitar wilayah operasi EMCL, juga memberi inspirasi kepada masyarakat lain yang ada di luar. Sekaligus, ini menjadi sumbangsih positif bagi dunia pendidikan.

“Program biogas ini sudah kita laksanakan di Bojonegoro dan Tuban. Saat ini kami sudah mengembangkan 221 reaktor biogas di lima desa di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban,” jelas Beta Wicaksono.

Selesai melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) siswa SMK Migas Bojonegoro mempresentasikan kegiatannya selama magam di depan perwakilan EMCL dan juga mitra.

Terpisah, beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak saat berkunjung ke SMKN 5 Bojonegoro pada Februari lalu mengatakan, bahwa biomasa sangat penting sebagai energi terbarukan, dan tentu hal itu sesuai dengan jurusan yang ada di SMK 5. [mu]

smk-1

*Perwakilan EMCL, Trukajaya, Guru dan Siswa SMK Migas Bojonegoro berfoto bersama.

 

 

 

Tag : emcl, smk migas, smkn 5 bojonegoro, smk migas bojonegoro, migas, energi terbarukan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat