17:00 . Silaturahim IHM NU Kecamatan Kanor, Dihadiri 10.000 Anggota   |   16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |   11:00 . Sumur KWG-PWA1 Ditargetkan Produksi 150 Barrel Minyak Per Hari   |   10:00 . Pertamina EP Syukuran Tajak Sumur KWG PWA-1 di Trembes   |   09:00 . Intip Cerita Pemuda Bojonegoro Buat Sepeda Listrik   |   08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |  
Fri, 28 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 31 March 2019 20:00

5 Desa Ikuti Lokakarya Perencanaan Desain Wisata Pedesaan

5 Desa Ikuti Lokakarya Perencanaan Desain Wisata Pedesaan

ReporterL Parto Sasmito

blokBojonegoro.com – Tim pengelola desa wisata dari 5 desa di Kecamatan Gayam, mengikuti Lokakarya Perencanaan Desain Wisata Pedesaan di Gedung Karang Taruna Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam. Peserta terdiri dari unsur karang taruna, pokdarwis, pemerintah desa dan pengelola BUM Desa.  5 Desa yang terlibat antara lain Desa Ringintunggal, Desa Beged, Desa Mojodelik, Desa Brabowan dan Desa Gayam.

Acara ini difasilitasi penuh oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Ademos, selaku pelaksana kegiatan. Hadir dalam acara tersebut Eko Wihadi seorang desainer wisata dan pengelola wisata di Blitar Raya yang sudah berhasil mengantarkan pariwisata Blitar menembus forum-forum pariwisata baik nasional maupun internasional.

Perencanaan desain wisata pedesaan ini dilakukan oleh 5 desa yang masing-masing sudah memiliki potensi lokal yang bisa dikembangkan menjadi desa wisata, baik potensi alam maupun potensi industri kreatif. Sebelumnya 5 desa ini sudah melakukan studi literasi wisata di beberapa desa wisata di Yogyakarta dan forum ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan tersebut.

Desa-desa ini difasilitasi sebuah forum perencanaan desain wisata pedesaan supaya mereka belajar sejak dini tentang bagaimana teknik menggali potensi wisata, dan bagaimana cara menyusun rencana pengembangannya.

Public Government Affairs (PGA) EMCL, Wahyu Sadewo memberikan sambutan sebelum materi dimulai. Ia juga memberikan penjelasan tentang maksud dan tujuan dilaksanakannya program. Ini merupakan langkah awal mewujudkan mimpi bersama untuk mengembangkan desa yang berbasis pada wisata. Menurutnya, ini akan menjadi unik jika dalam sebuah kecamatan yang sama ada wisata edukasi, agrowisata dan wisata sungai.

"Jika kita melihat ekosistem yang ada di sini maka ada efek besar yang ditimbulkan, tidak hanya di bidang wisata namun juga bidang lainnya seperti barang dan makanan khas,” kata Wahyu.

Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu juga datang dan memberikan sambutan. Selaku tuan rumah kegiatan kali ini, pihaknya berterimakasih karena sudah menggunakan gedung karang taruna Mojodelik untuk berkegiatan. Yuntik menegaskan bahwa Pengelolaan Gedung Karang Taruna Mojodelik merupakan salah satu unit usaha BUMDes Desa Mojodelik.

Masih kata Yuntik, Mojodelik juga ingin mengeksplore wisata Sendang Lego dan Puthuk Kreweng. Dirinya merasa beruntung sekali karena ada program pendampingan seperti ini. "Teman-teman karag taruna Desa Mojodelik sempat bingung ketika mempunyai ide pengembangan wisata, tetapi tidak mempunyai wadah untuk mendiskusikan bagaimana cara megembangkan wisata di Desa Mojodelik ini,” tambah kades.

Acara berlangsung sejak pukul 10.00 WIB, peserta diskusi diberi materi dasar tentang apa yang harus lebih dahulu dilakukan sebelum mengembangkan sebuah desa wisata. Mereka juga harus lebih dahulu paham tentang perbedaan antara desa wisata dengan wisata desa.

Peserta dari 5 desa yang hadir juga diminta untuk menceritakan sekilas tentang profil desanya, kemudian instruktur  Eko Wihadi menuntun masing-masing desa untuk mengenali desanya dan menyusun suatu rencana untuk pengembangan wisata di desanya. [ito/lis]

Tag : Lokakarya, Perencanaan Desain, Wisata, mojodelik


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat