18:00 . 56 Karyawan Supermarket di Bojonegoro Jalani Rapid Test   |   17:00 . Tak Ada Pesta Pernikahan, ini yang Dilakukan Pengusaha Hantaran   |   16:00 . Omzet Usaha Salon Naik saat Ramadan   |   15:00 . Karyawan Supermarket di Kota dan Pabrik Rokok di Padangan Rapid Test   |   14:00 . Empat Bulan, 60 Orang Kena DB, 1 Meninggal   |   13:00 . Cegah Covid 19, Disnakkan Semprot Disinfektan18 Pasar Hewan   |   12:00 . H+2 Lebaran, Tak Ada Trayek Bus Beroprasi di Terminal Bojonegoro   |   11:00 . 27 Ribu Ton, Bulog Klaim Beras Cukup untuk 3 Kabupaten   |   10:00 . Di Tengah Pandemi Ojol Andalkan Jasa Antar Makanan dan Barang   |   08:00 . Akibat Pandemi Corona Capaian Pajak Hotel Hanya Tembus 7%   |   07:00 . Ciri Anak Stres karena Terlalu Lama #diRumahAja dan Cara Hadapinya   |   06:00 . [Hoax] Surat Himbauan Waspada Rapid Test Mengatasnamakan MUI   |   22:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Merosot   |   21:00 . Gadai Mobil Meningkat Tajam Saat Pandemi   |   20:00 . H+2 Lebaran Pasien Postif Covid-19 Tambah 6   |  
Tue, 26 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 09 April 2019 13:00

Perkelahian Siswa dan Guru di Bojonegoro

Kasus Berakhir Damai, ini Permasalahan Sebenarnya...

Kasus Berakhir Damai, ini Permasalahan Sebenarnya...

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Viralnya video perkelahian antara siswa dan guru di salah satu SMA di Bojonegoro, membuat dunia pendidikan di Bojonegoro tercoreng. Pasalnya baku hantam tersebut terjadi di ruang kelas dan dihadapan para siswa lain. Meski begitu, permasalahan itu, kini sudah berakhir damai bahkan kedua belah pihak telah saling memaafkan.

Kepala Sekolah (Kepsek) bersangkutan, Muhadi membenarkan adanya insiden tersebut di lingkungan sekolahnya. Pihak sekolah telah memanggil orang tua siswa dan guru bersangkutan telah dipertemukan. Akhirnya dengan pertemuan itu, permasalahan disepakati berakhir damai.

"Saat ini, masalah itu sudah selesai," terang Muhadi saat ditemui blokBojonegoro.com.

Menurut Muhadi, kejadian itu bermula kala siswa bersangkutan itu beberapa kali tidak mengikuti kegiatan ekstrakulikuler Pramuka. Padahal kegiatan itu sudah mau berakhir. Sebelum kegiatan ekstra tersebut dilangsungkan ada kesepakatan bahwa bilamana ada siswa yang tidak ikut kegiatan ektra itu, ada hukuman yakni potong rambut.

"Jadi, mungkin saat karena itulah guru mencoba mengingatkan siswa itu, mungkin karena ditegur itu di hadapan siswa lain, akhirnya, siswa itu langsung bereaksi dan akhirnya terjadi baku hantam seperti yang ada vidio yang menyebar," terang Muhadi.

Saat disinggung terkait kejadian itu, apakah ada sanksi baik untuk guru maupun siswa? Muhadi enggan berkomentar lebih jauh. Pasalnya perihal masalah itu sudah rampung dan untuk sanksinya masih dibicarakan dengan pihak Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban.

"Sanksi masih dibicarakan dengan Candindik," tegas Muhadi.

Sekadar infomasi, perkelahian antara siswa dan guru itu terjadi pada Jumat (29/3/2019) lalu. Saat kejadian itu ada siswa yang yang merekamnya. Atas insiden itu, pihak sekolah juga sudah memanggil orang tua siswa yang terlibat perkelahian dengan guru, maupun orang tua siswa yang merekam video aksi kekerasan tersebut.[saf/ito]

Tag : video, viral, sma, bojonegoro, baku, hantam, guru, kekerasan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat