08:00 . LSP Pertanian Gelar Uji Kompetensi di SMK Migas Bojonegoro   |   07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |   15:00 . Dua Desa Dipastikan Tak Bisa Ikut Pilkades Serentak   |   14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 10 April 2019 09:00

Lho...! Petani Ini Tanam Bawang Merah di Jemuran Padi

Lho...! Petani Ini Tanam Bawang Merah di Jemuran Padi

Pengirim: Iskak Riyanto

blokBojonegoro.com - Bawang Merah merupakan salah satu komoditas penting di negara kita. Bawang merah biasanya dibudidayakan di musim kemarau antara bulan April hingga September.

Tetapi kadang-kadang ada petani yang menanamnya di musim hujan (off season) walau resiko Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tinggi, tetapi harga panen juga tingggi.

Salah satu petani yang menanam bawang merah di off season adalah H. Totok, yang tinggal di Desa Kenep Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Ia menanam bawang jenis Thailand di bekas penjemuran padi miliknya seluas 23x35 meter. Untuk bibit sendiri ia beli dari Kabupaten Nganjuk sebanyak 100 kilogram.

"Dari pada jemuran padi kurang produktif, mending saya tanami bawang merah. Pernah juga saya tanami cabai, alhamdulillah hasilnya juga bagus. Dengan bibit bawang merah sebanyak 100 kg semoga nanti bisa mendapatkan hasil panen antara 12 hingga 15 kwintal dalam waktu dua bulan. Dalam setahun bisa ditanami lima kali, dua bulan untuk jeda. Biaya produksi setiap musim sekitar lima juta'an," terang Totok, Rabu (10/4/2019).

Totok menambahkan, untuk antisipasi OPT bawang merah yang ditanam di off season (luar musim) dan tetap bisa menghasilkan panen yang maksimal, ia memasang mulsa hitam dan aplikasi pupuk organik yang maksimal.

"Jenis Thailand produktivitasnya 9 sampai 15 kg setiap bibit 1 kg, kalau jenis lainya sekitar 6 hingga 9 kg," tambah Totok lagi. [mu]

*Iskak Riyanto, PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : tanam bawang, petani bawang, bawang merah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more