09:00 . 341 Pasien di Jatim Sembuh, 242 Kasus Baru   |   08:00 . Pasien Sembuh di Bojonegoro 3 Orang, Tambahan 4 Positif Covid-19   |   07:00 . 5 Alasan Memarahi Anak di Tempat Umum Pantang Dilakukan   |   06:00 . Jalan Mulus Kado Hari Jadi Bojonegoro   |   05:00 . Kampung KB Tanggap Covid-19 Dilaunching   |   23:00 . Adu Serangan, Laga Persahabatan Sepakbola FPKT Balen Tantang Gemini FC   |   22:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   21:00 . Proses Pembangunan Jembatan KaRe dalam Tahap Pengajuan Rekomteks   |   20:30 . Bio Farma Siap Produksi Vaksin 17 Juta per Bulan   |   20:00 . Liga 3 Jatim Ditiadakan, Bojonegoro FC Fokus Kompetisi Tahun Depan   |   19:30 . Presiden Ingatkan Antisipasi Lonjakan Covid saat Libur Panjang   |   19:00 . Bupati Pimpin Prosesi Persemayaman Api Abadi HJB   |   18:30 . Positif Covid, Harus Melakukan Apa?   |   18:00 . Ibu Hamil Harus Sehat Saat Pandemi   |   17:00 . Pembeli Dan Pedagang di Pasar Bojonegoro Patuhi Prokes Gunakan Masker   |  
Tue, 20 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 10 April 2019 19:00

Pedagang Ruko Taman Rajekwesi Keluhkan Sepi Pembeli

Pedagang Ruko Taman Rajekwesi Keluhkan Sepi Pembeli

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Taman Rajekwesi merupakan satu-satunya taman kota terbesar di Bojonegoro setelah taman alun-alun. Selain memiliki fungsi sebagai tempat santai, taman ini juga difungsikan untuk mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat. Hal itu terlihat dari berdirinya sejumlah Rumah Toko (Ruko) di sisi selatan taman sejak tiga tahun silam. 

Namun, tampaknya keberadan ruko di area Taman Rajekwesi ini masih belum maksimal. Masih banyak kios yang tidak berpenghuni. Sejak diresmikan pada Juni 2017, perkembangan kawasan yang dicanangkan menjadi sentra produk unggulan Bojonegoro ini jauh dari kata memuaskan. 

Andi, salah satu pemilik ruko yang digunakan berjualan Bakso Que menjelaskan bahwa belum banyaknya masyarakat yang tahu adanya ruko di sisi selatan taman ini menjadi faktor sepinya para pembeli. 

"Yang pengunjung tahu cuma taman. Jadi jarang mampir ke para pedagang di ruko," katanya. 

Selain itu, ia menuturkan sepinya pengunjung taman juga menjadi salah satu alasan. Biasanya hanya setiap akhir pekan para pengunjung terlihat ramai karena adanya event yang digelar.

Sedangkan menurut Pranoto, penjual kaos oleh-oleh asli Bojonegoro membenarkan sepinya pengunjung taman menjadi alasannya.

"Taman ramai biasanya pas malam Minggu. Tapi ya begitu, ramai tamannya, pedagangnya tetap sepi," keluhnya. 

Ia juga berharap adanya perhatian dari pemerintah terhadap kawasan ruko yang dicanangkan akan menjadi sentra produk unggulan Bojonegoro ini. 

"Bisa dengan menarik banyak pihak untuk mengadakan event disini," imbuhnya. [lis]

 

Tag : taman, rajekwesi, sepi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat