09:00 . Ancaman Pemilu, Kecurangan dan Hoax   |   08:00 . Golkar Berharap 7 Kursi Bisa Dipertahankan   |   06:00 . Amankan Rekapitulasi Suara, Banser Jaga 17 Jam Sehari   |   21:00 . Kepala SKK Migas Jabanusa Buka Lokakarya Media   |   20:00 . Sukur: Saya Hanya Sampaikan Keluhan Saksi   |   19:00 . Adu Argumen dan Tegang di PPK Kota   |   18:00 . Sempat Berhenti, Rekap di PPK Kota Berlanjut   |   17:00 . Ha..! Rekapitulasi Suara Di PPK Kota Dihentikan   |   16:00 . Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi   |   15:00 . UKW PWI ke 26 Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Lapor Lebih dari 7 Hari, Bawaslu Anggap Hangus   |   13:00 . Ditanya Prediksi Perolehan Kursi, Ini Jawaban Petinggi Partai   |   12:00 . Rekapitulasi Suara Kecamatan Kepohbaru Pindah Lokasi   |   11:00 . Pengangguran di Bojonegoro Capai 23.818 Lebih   |   10:00 . Lagi, Puluhan Kader Gayam Belajar Public Speaking   |  
Tue, 23 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 12 April 2019 14:00

Kasus Kekerasan Pelajar di Bojonegoro

DPRD Minta Polisi Tindak Tegas Wali Murid Pelaku Kekerasan

DPRD Minta Polisi Tindak Tegas Wali Murid Pelaku Kekerasan

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Kasus kekerasan yang menimpa pelajar SMP di Kabupaten Bojonegoro kini ditangani Polres Bojonegoro, setelah korban melaporkan kejadian tersebut yang dilakukan oknum orang tua wali. Untuk itu Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta pihak kepolisian bertindak tegas.

Wakil ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito sangat menyayangkan aksi kekerasan yang dilakukan wali murid terhadap siswa SLTP di Kota Ledre. Apalagi perbuatan yang tidak patut dicontoh itu dilakukan di lingkungan sekolah.

"Tindakan kekerasan orang tua wali tersbut dilakukan dalam ruang kelas dan ruang kepala sekokolah. Tidak sepantasnya dunia pendidikan dipertontonkan aksi kekerasan orang dewasa terhadap anak didik," sesalnya kepada blokBojonegoro.com, Jumat (12/4/2019).

Awalnya diduga perselisihan terjadi amtara TM dengan TT pada Selasa (2/4/2019), saat jam sekolah. Usai perselisihan itu TT tidak terima dan diduga mengadu kepada orang tuanya. Merasa tidak terima, orang tua TT datang ke sekolah, Kamis (4/4/2019) dan sesampainya di sekolah TM dicari kemudian orang tua TT melakukan pemukulan terhadap TM.

Bahkan tidak sampai disitu, TM dipukul satu kali dan ditampar. Setelah itu, TM dipukul lagi saat di kantor. Akibatnya TM melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Polres Bojonegoro dan sekarang dalam proses penyelidilan.

"Meminta agar polisi bertindak tegas dan profesional dalam menegakkan hukum dan diproses sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku," tandas Anam yang juga politisi Gerindra itu.[ito/lis]

Tag : kekerasan, anak, dprd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more