20:58 . Keplas SKK Migas Jabanusa Buka Lokakarya Media   |   20:00 . Sukur: Saya Hanya Sampaikan Keluhan Saksi   |   19:00 . Adu Argumen dan Tegang di PPK Kota   |   18:00 . Sempat Berhenti, Rekap di PPK Kota Berlanjut   |   17:00 . Ha..! Rekapitulasi Suara Di PPK Kota Dihentikan   |   16:00 . Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi   |   15:00 . UKW PWI ke 26 Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Lapor Lebih dari 7 Hari, Bawaslu Anggap Hangus   |   13:00 . Ditanya Prediksi Perolehan Kursi, Ini Jawaban Petinggi Partai   |   12:00 . Rekapitulasi Suara Kecamatan Kepohbaru Pindah Lokasi   |   11:00 . Pengangguran di Bojonegoro Capai 23.818 Lebih   |   10:00 . Lagi, Puluhan Kader Gayam Belajar Public Speaking   |   09:00 . 35 Wartawan Ikuti Lokakarya SKK Migas dan KKKS   |   08:00 . Dua Kecamatan Ini Selesai Rekapitulasi Perhitungan Suara   |   06:00 . 17.765 Pelajar SMP di Bojonegoro Ikuti UNBK   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 14 April 2019 15:00

Pemilu 2019

Masih Ada APK Terpampang di Jalan Alternatif Nasional dan Provinsi

Masih Ada APK Terpampang di Jalan Alternatif Nasional dan Provinsi

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Meski sudah memasuki hari tenang, namun sejumlah alat peraga kampanye (APK) masih tampak di sejumlah jalan Nasional maupun Provinsi. Seperti APK yang ada di Bundaran Jetak Kota Bojonegoro dan beberapa APK yang ada di Jalan KH M Rosyid.

"Seharusnya, APK itu sudah diturunkan dan saat inikan sudah masuk hari tenang masa Pemilu," kata Purwanto, salah satu warga dari Kecamatan Kota Bojonegoro.

Padahal, semestinya jalan Nasional maupun Provinsi dan jalan poros desa harus sudah steril dari APK saat memasuki masa tenang mulai Minggu dimulai hari ini Minggu (14/4/2019) sampai dengan Selasa (16/4/2019) mendatang.

"Ya, semestinya APK yang masih ada itu dicopot atau dibersihkan," ujarnya.

Ditemui terpisah, anggota Komisioner Bawaslu Bojonegoro, Bagian koordinator Divisi Penindakan pelanggaran, Dian Widodo mengakui bahwa memang masih ada APK yang terpampang di jalan. Pasalnya APK itu posisinya sulit dibersihkan saat pembersihan yang dilakukan Minggu (14/4/2019) dini hari tadi.

"Pasti, APK yang tertinggal dalam Pembersihan Minggu dini hari tadi tetap dilakukan hingga APK tidak ada lagi yang terpampang," ucap pria yang disapa Dian itu kepada blokBojonegoro.com.

Tambah Dian, masih terpasangnya APK itu, disebabkan karena waktu yang tidak mencukupi saat melakukan pembersihan APK dalam satu hari.

Pembersihan APK oleh Bawaslu Bojonegoro akan dilakukan kembali usai acara apel siaga pengawasan di GOR Dabonsia, Minggu (14/4/2019). Pada apel itu dihadiri kurang lebih 5.200 peserta yang terdiri dari Pengawas TPS sebanyak 4.572, Pengawas kecamatan sebanyak 140 orang dan pengawas PPS desa sebanyak 430 orang dan berbagai undangan lainnya. [saf/lis]

 

Tag : apk, masa, waktu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more