16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |   15:00 . Pengenalan Keselamatan Berlalu Lintas, Begini Cerita Tino Voigt   |   14:00 . Sukarelawan EMCL Kerjabakti di Desa Ngraho   |   13:00 . Kunjungi Omah Jamur di Ngraho, Icipi Olahan Jamur Tiram   |   12:00 . Keren...!!! Belajar dari Internet, Pemuda Bojonegoro Berhasil Buat Sepeda Listrik   |   11:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor   |   10:00 . Aksi Program Relawan ExxonMobil di Desa Ngraho   |   09:00 . 1 April 2020, Parkir Berlangganan Mulai Diterapkan   |   08:00 . Musim Panen, Jasa Perontok Jagung Kebanjiran Sewa   |   07:00 . 4 Stereotip Wanita Karier yang Harus Diubah   |   19:00 . Bisnis Sosial Raup Keuntungan Sekaligus Bantu Sesama   |   18:00 . Produksi Jagung di Bojonegoro Selalu Lebihi Target   |   17:00 . Mendagri Tito: Budaya Amplop Harus Hilang dari Pelayanan Publik Pemerintah   |   16:00 . Bulog Belum Lakukan Penyerapan Komoditi Jagung, Begini Penjelasannya...   |   15:00 . Petani Masyarakat Samin Panen Raya Bareng Gubernur Jatim   |  
Wed, 26 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 16 April 2019 16:00

Pemilu 2019

Bawaslu: Tidak Menutup Kemungkinan ada Money Politic

Bawaslu: Tidak Menutup Kemungkinan ada Money Politic ilustrasi: .net

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Memasuki masa tenang yang berlangsung sejak 14 April hingga 16 April sekarang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro justru meningkatkan pengawasan. Beberapa potensi kerawanan dinilai bakal meningkat di rentang waktu tersebut, salah satu yang paling disorot yakni praktik money politics.

Untuk mengawasinya, Bawaslu telah membentuk tim khusus dari tingkatan tingkat kecamatan, desa, hingga di tingkat TPS. Tim akan bergerak melakukan sosialisasi, memberikan pemahaman dan pencegahan terhadap upaya praktik money politics.

"Kita ada tim pengawas khusus, di tingkat TPS ada 4572 orang, tingkat desa ada 430 orang dan di tingkat per kecamatan ada 3 orang. Tim yang dibentuk oleh Bawaslu bergerak hingga menjelang hari pungut hitung," ungkap Ketua Bawaslu Bojonegoro, Moch Zaenuri.

Terkait praktik money politics di Kabupaten Bojonegoro sendiri , Zaenuri menyatakan bahwa potensinya masih tinggi. Dia mengatakan bahwa praktik tersebut mungkin saja terjadi namun tidak terendus atau tidak ditemukan secara langsung maupun dilaporkan oleh masyarakat.

"Biasanya masyarakat mengetahui adanya money politic, tetapi berhubungan yang mengedarkan adalah tetangganya mereka tidak berani melaporkannya, dengan alasan malu," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Terkait sanksi sendiri, bakal dijerat dengan Pasal 523 juncto Pasal 278 UU 17 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam pasal itu disebutkan, setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye secara langsung ataupun tidak langsung dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

Oleh karena itu, tentunya Bawaslu juga berharap jangan sampai ada money politic. Namun, jika benar-benar terjadi money politick masyarakat bisa melaporkanya langsung kepada Bawaslu atau kepada tim yang sudah dibentuk.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat pada money politic, karena itu sama saja mendidik calon koruptor sejak dini, dan saya berharap penuh kepada masyarakat tidak menerima money politic,” pungkasnya. [din/ito]

Tag : politik, money, bojonegoro, bawaslu


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat