16:00 . Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri   |   14:00 . Pimpinan DPRD Dikukuhkan, AKD Masih Menunggu   |   13:00 . Siswa SD Hanya Bisa Baca, Buku di Perspusda   |   12:00 . Persibo Jajal Kekuatan Persekam di Partai Uji Coba   |   11:00 . Para Pendonor Aktif Dapat Piagam Penghargaan   |   10:00 . Demi Pembaca, Perpusda Tambah 1.732 Buku   |   09:00 . Apel HUT PMI Jadi Penyemangat Gerakan Kemanusiaan   |   08:00 . Bojonegoro Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Olahraga   |   07:00 . Tak Mau Beri Anak Susu Formula? Tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini, Moms!   |   18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |  
Tue, 17 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 16 April 2019 16:00

Pemilu 2019

Bawaslu: Tidak Menutup Kemungkinan ada Money Politic

Bawaslu: Tidak Menutup Kemungkinan ada Money Politic ilustrasi: .net

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Memasuki masa tenang yang berlangsung sejak 14 April hingga 16 April sekarang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro justru meningkatkan pengawasan. Beberapa potensi kerawanan dinilai bakal meningkat di rentang waktu tersebut, salah satu yang paling disorot yakni praktik money politics.

Untuk mengawasinya, Bawaslu telah membentuk tim khusus dari tingkatan tingkat kecamatan, desa, hingga di tingkat TPS. Tim akan bergerak melakukan sosialisasi, memberikan pemahaman dan pencegahan terhadap upaya praktik money politics.

"Kita ada tim pengawas khusus, di tingkat TPS ada 4572 orang, tingkat desa ada 430 orang dan di tingkat per kecamatan ada 3 orang. Tim yang dibentuk oleh Bawaslu bergerak hingga menjelang hari pungut hitung," ungkap Ketua Bawaslu Bojonegoro, Moch Zaenuri.

Terkait praktik money politics di Kabupaten Bojonegoro sendiri , Zaenuri menyatakan bahwa potensinya masih tinggi. Dia mengatakan bahwa praktik tersebut mungkin saja terjadi namun tidak terendus atau tidak ditemukan secara langsung maupun dilaporkan oleh masyarakat.

"Biasanya masyarakat mengetahui adanya money politic, tetapi berhubungan yang mengedarkan adalah tetangganya mereka tidak berani melaporkannya, dengan alasan malu," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Terkait sanksi sendiri, bakal dijerat dengan Pasal 523 juncto Pasal 278 UU 17 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam pasal itu disebutkan, setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye secara langsung ataupun tidak langsung dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

Oleh karena itu, tentunya Bawaslu juga berharap jangan sampai ada money politic. Namun, jika benar-benar terjadi money politick masyarakat bisa melaporkanya langsung kepada Bawaslu atau kepada tim yang sudah dibentuk.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat pada money politic, karena itu sama saja mendidik calon koruptor sejak dini, dan saya berharap penuh kepada masyarakat tidak menerima money politic,” pungkasnya. [din/ito]

Tag : politik, money, bojonegoro, bawaslu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat