17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |   19:00 . 8 Tahun Berjualan Kuliner Gloso, Warung Ini Dapat Penghargaan Bupati   |   18:00 . Usai Jawara di Kancah Internasional, Nedi Bertekad Kuliah di Amerika   |  
Thu, 22 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 16 April 2019 07:00

Stres dan Cemas Menjadi Indikator Penyebab Bruxism Gigi

Stres dan Cemas Menjadi Indikator Penyebab Bruxism Gigi

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tanpa disadari, ada beberapa orang yang sering menggemeretakkan gigi mereka saat tidur dan menimbulkan suara decitan yang berasal dari gigi saling beradu di dalam mulut. Kebiasaan ini secara medis dikenal dengan istilah bruxism. Pernahkan Anda mengalaminya?

Bruxism sendiri adalah aktivitas yang tidak normal di dalam rongga mulut, misalnya clenching (mengatupkan gigi-gigi pada rahang atas dan bawah dengan tekanan yang berlebihan), grinding (menggesek-gesekan gigi-gigi ke kanan dan ke kiri antara rahang atas dan bawah) atau bracing (menggemeretak gigi) yang dapat terjadi ketika seseorang sedang tidur (sleep bruxism) maupun ketika seseorang dalam keadaan sadar (awake bruxism).

Sebagian orang seringkali menganggap enteng kebiasaan yang satu ini. Namun jika kebiasaan menggemeretakkan gigi dibiarkan secara terus-menerus, bisa mempengaruhi kesehatan gigi secara serius. Bahkan tidak jarang, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Lalu, apa saja yang menyebabkan bruxism gigi?

Sampai saat ini, dunia medis belum mengetahui pasti apa penyebab dari bruxism. Tetapi diperkirakan, bruxism dapat disebabkan oleh persoalan fisik dan psikis. Salah satunya, akibat rasa stres dan cemas yang berlebih.

Dilansir Elle, Jennifer P.Bassiur, Asisten Profesor Kedokteran Gigi di Columbia University College of Dental Medicine menyebutkan bahwa bruxism gigi saat tidur erat kaitannya dengan adanya gangguan terhadap kualitas tidur. Hal ini juga sangat umum terjadi pada mereka yang menderita sleep apnea atau masalah tidur lainnya.

Menurutnya gangguan bruxism setidaknya secara konsisten menjangkit delapan persen orang-orang di dunia, baik perempuan maupun laki-laki. Jennifer melihat adanya keterkaitan antara munculnya bruxism dengan tingkat stres seseorang.

"Penyebab timbulnya bruxism bukan karena stres semata, stres hanya menjadi salah satu indikator penyebabnya," jelas Dr Bassiur. Jadi kecemasan dan stres berlebih membuat intensitas gemeretak gigi lebih sering.

Ada beberapa kondisi fisiologis yang akan menyebabkan bruxism, seperti sleep apnea atau pengaruh obat-obatan, tetapi juga stres yang dapat menjadi indikator timbulnya bruxism.  Saran terbaiknya untuk mencegah munculnya bruxism adalah dengan pandai-pandai mengelola stres.

"Mengelola stres dan rasa cemas dalam diri tentu dapat membantu menekan kemungkinan timbulnya bruxism dan memastikan diri bahwa tubuh membutuhkan tidur yang berkualitas adalah hal yang penting," jelas Dr. Bassiur.

Untuk mengatasi bruxism gigi yang menjadi salah satu indikator seks ini, Anda bisa melakukan yang membuat tubuh lebih sehat. Misalnya, meditasi setiap pagi selama lima menit, berolahraga selama 30 menit setiap hari, atau membatasi waktu menonton film hingga larut malam.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan, tips, trik, sakit kepala, kerja, karir

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat