14:00 . PMI Gelar Latihan Gabungan di Sekolah   |   13:00 . Muleh Omah Project ABC Gelar Uji Coba SBMPTN 2020   |   12:00 . Gerakan Pramuka Kwarcab Bojonegoro Kembali Gelar Diklatsar Brigade Penolong   |   11:00 . Kopi Darat - Car Free Day Bareng Penyiar Radio   |   10:00 . Seribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat SMPN 1 Kapas   |   09:00 . Bertabur Gambar Cakades di Desa Canga'an   |   08:00 . Peringati Hari Ulang Tahun Aston dan Fave Gelar Flashmob Bersama Bupati   |   07:00 . Anak Tidak Punya Teman, Inilah yang Harus Orangtua Lakukan   |   21:00 . Bupati Anna Santai dan Nyanyi di KDS   |   18:00 . IAI Sunan Giri Latih Rawat Jenazah di Sarangan   |   17:00 . PEPC Raih Penghargaan Zero Accident dari Pemrpov Jatim   |   16:00 . Masa Kampanye Belum Dimulai, Banyak Cakades Curi Start   |   15:00 . Bersama Alumni Lintas Angkatan, Meriahkan HUT SMPN 1 Kapas ke 36   |   14:00 . Malam, Jembatan Sosrodilogo Makin Ramai   |   13:00 . Pagi, Bupati Gowes di Wisata TPG   |  
Mon, 20 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 21 April 2019 18:00

Tingkatkan Ekonomi, Warga Bogo Tanam Tanaman Kelor

Tingkatkan Ekonomi, Warga Bogo Tanam Tanaman Kelor

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Tanaman kelor memang mnyimpan sejuta manfaat sehingga banyak warga yang ingin menanam tumbuhan tersebut di pekarangan atau di lahan kosong. Salah satunya di Desa Bogo, Kecamatan Kapas yang sejak dua tahun lalu warga desa setempat membudidayakan tanaman kelor ini.

Hal itu diungkapkan oleh Hajar Giantoro, Ketua Kelompok Tani Hutan desa setempat. Menurutnya, budi daya tanaman kelor ini awalnya memang untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga desa setempat, sekaligus untuk meningkatkan ekonomi kreatif bagi warga desanya.

"Di desa ini masih banyak lahan kosong yang bisa digunakan untuk menanam tanaman kelor," terang Giantoro.

Lanjut dia, saat ini dengan budidaya tanaman kelor tersebut masyarakat saat ini sudah bisa mengolahnya seperti membuat teh daun kelor, dibuat serbuk campuran, serta campuran pembuatan kue. Sedangkan untuk teh daun kelor setiap minggunya bisa menjual 30 sampai 40 pack.

Dengan budidaya tanaman kelor, tanaman tersebut bisa dijumpai di setiap pekarangan rumah warga desa setempat, sehingga bahan baku tanaman kelor ini cukup melimpah untuk digunakan dengan berbagai olahan.

Dalam proses penjualan olahan tanaman kelor ini masih mengandalkan kabar dari mulut ke mulut, meski begitu penjualan olahan kelor sudah menembus ke jakarta dan Kalimantan.

"Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu olahan kelor sempat masuk ke Luar Negeri seperti di Malaysia dan beberapa negara lain," beber Giantoro.

Ke depan, Desa Bogo ini akan direncanakan bakal dijadikan desa wisata edukasi tanaman kelor yang nantinya akan difokuskan di dua RT yakni RT 7 dan RT 8. Diharapkan dengan adanya itu semua bisa meningkatkan ekonomi warga desa setempat.[saf/ito]

Tag : Kelor, bogo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 14 January 2020 16:00

    HUT YPPRT Ke-44 Balen

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat Dalam rangka memperingati hari kelahiranya yang ke-44 tahun Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen mengadakan gerakan tanam pohon serentak di 3 desa, yakni Desa Pilanggede, Sobontoro, dan Balenrejo, semua...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat