07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |   15:00 . Anggaran Bantuan 33 Panti Asuhan Capai Rp770 Juta   |   14:00 . DPMD: Bantuan DAK Lulusan SMA/MA 2019 Belum Jelas   |   13:30 . Emas Catur dari Refita   |   13:00 . Perkuat Mental, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Akan Gandeng Brimob   |   12:00 . Ngontel Kedua, Dulu Pernah Bertemu Gus Dur   |   11:30 . Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |   11:00 . Yes..! Refita Asal Bojonegoro Sabet Emas   |   10:00 . Nadzar, Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 22 April 2019 16:00

Lokakarya Media 2019

Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi

Penuhi Target APBN, EMCL Fokus Optimalkan Sumur Produksi

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com -  Operator minyak dan gas bumi (Migas) Lapangan Banyuurip di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) terus berupaya untuk meningkatkan memproduksi minyak mentah, dan mencapai target yang telah ditetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Hal itu disampaikan oleh Vice President Public and Government Exxon Mobil Indonesia, Erwin Maryoto kepada sejumlah awak media yang mengikuti Lokakarya Media, yang diselenggarakan oleh SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Surabaya, Senin (22/4/2019).

Erwin menjelaskan, target lifting minyak APBN 2019 ini sebesar 775 ribu Barel Per Hari (BPH). Sedangkan untuk lapangan Banyuurip tahun 2019 ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 216 ribu BPH.

"Dari awal tahun, hingga hari ini, jumlah produksi rata-rata sudah mencapai target APBN sebesar 216 ribu BPH. Semua berjalan lancar, karena dukungan dan kerja sama yang baik mulai masyarakat hingga pemerintah," kata Erwin menjelaskan.

Jumlah produksi itu, lanjut Erwin berasal dari 30 sumur produksi dan 15 sumur injeksi gas dan air yang ada di lapangan Banyuurip. Meski demikian, belum ada rencana untuk penambahan sumur baru lagi untuk meningkatkan jumlah produksi.

"Untuk sumur, saat ini kita fokus pada pemeliharaan agar mampu produksi secara optimal," imbuhnya. [ito/lis]

Tag : Migas, EMCL, bojonegoro, lapangan, banyuurip

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more