21:00 . Patuhi Prokes, Polres Doa Bersana Anak Yatim   |   20:30 . Mars Tiga Wajib   |   20:00 . Dara Asal Tambakrejo ini Geluti Breeding Kambing   |   19:00 . Ranitya Nurlita juga Finalis di Ajang Internasional   |   18:00 . Teguhkan Khittah, ISNU Bojonegoro Siapkan Santri Perdamaian di Era Milenial   |   17:00 . Liburan Tetap Ingat Pesan Ibu   |   16:00 . Merosot di Awal Pandemi, Omzet Para Perajin Mulai Merangkak Naik   |   14:00 . Sungai Mengkuris Meluap Terjang Pembangunan Jembatan dan Putus Saluran PDAM   |   13:00 . Libur Maulid, Pengunjung Wisata Desa Meningkat   |   12:00 . Pendemi Covid-19, Undian Berlangsung Virtual   |   11:00 . Peringati HUT, UDD PMI Akan Gelar Undian Berhadiah Bagi Pendonor   |   10:00 . Pasien Sembuh Nasional Sudah Mencapai Angka 325.793 Orang   |   09:00 . Disbudpar Persilahkan Masyarakat Berlibur ke Wisata   |   08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |   07:00 . 6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengencani Pria yang Lebih Muda   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 25 April 2019 15:00

Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan

Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Kepala Inspektorat Bojonegoro, Syamsul Hadi akhirnya ditetapkan tersangka dan langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Bojonegoro, Kamis (25/4/2019), selama kurang lebih 5 jam. 

"Tersangka Syamsul Hadi secara resmi ditahan untuk 20 hari ke depan," kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bojonegoro, Achmad Fauzan.

Kasi Pidsus yang akrab disapa Fauzan ini mengungkapkan alasan ditahannya tersangka tersebut agar lebih mudah dalam pemeriksaan lanjutan sekaligus menjalani proses hukum yang disangkakan.

"Namun, sebelumnya tersangka Syamsul Hadi menjalani tes kesehatan guna memastikan kesehatannya, kemudian tersangka langsung menjalani penahanan untuk 20 hari ke depan.

Masih kata Fauzan, Dalam pemeriksaan tadi ada sekitar 30 pertanyaan yang diajukan. Setelah menjalani pemeriksaan itu kemudian tersangka kepala Inspektorat Bojonegoro diduga telah menyalahgunakan wewenang mulai tahun 2015 hingga 2017.

Penahan terhadap tersangka itu dilakukan setelah surat penahanan ditanda-tangani oleh tersangka dan tim dari Kejari Bojonegoro, Kamis (25/4/2019). "Tersangka akan dicek kesehatannya di RSUD Bojonegoro, nantinya Kalau hasil pemeriksaan kesehatan itu baik pastinya tersangkan akan langsung ditahan di Lapas," imbuhnya.

Seperti diketahui, Kepala Inspektorat Bojonegoro, diduga telah melakukan dugaan mark up biaya honor untuk auditor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro sejak tahun 2015 hingga 2016. Atas dugaan tersebut kerugian materiil yang dederita oleh negara sebesar Rp1,7 milyar. [saf/lis]

Tag : korupsi, kriminal


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat