22:00 . Kalianyar Tidak Termasuk Pemberhentian, Bus Langsung ke Terminal   |   19:00 . Pemkab Siapkan 14 Titik Pemberhentian Bus   |   18:00 . BPBD Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Pedagang Kantin Sekolah   |   17:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, PAC Pagar Nusa Balen Semprot Disinfektan Massal   |   16:00 . ODP di Bojonegoro Turun 1 Angka   |   15:00 . Banjir Kepohbaru, 40 Hektar Sawah Siap Panen Terendam   |   13:00 . 2 Korban Tenggelam Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo   |   12:00 . PA Batasi Semua Pelayanan Selama Pandemi Covid-19   |   11:00 . Petugas Gabungan Patroli Bubarkan Kerumunan   |   10:00 . Tren Air Bengawan Solo Naik Cukup Cepat   |   09:00 . Efek Corona Omzet Pedagang Jamu Tradisional dan Rempah Meroket   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 4 April   |   07:00 . Baru Selesai Belanja, Ini Tips agar Bahan Makanan Keluarga Terhindar dari Corona   |   06:00 . Selamat Jalan, Pak Armin...   |   21:00 . Kawal Dana di Desa, Siagakan Ribuan Relawan   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 25 April 2019 22:00

HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik

HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Maraknya kasus dugaan kekerasan yang akhir-akhir ini menjadi momok dalam dunia pendidikan membuat hati para Mahasiswa Himpunan Program Studi (HMP) Pendidikan Keluarga Kenegaraan, IKIP PGRI Bojonegoro Menyelenggarakan Seminar dengan tema 'Payung Hukum Bagi Tenaga Pendidik', Kamis (25/4/2019).

Mulai awal pembukaan semua peserta yang berasal dari Internal IKIP PGRI Bojonegoro maupun Eksternal terlihat sangat antusias mengikuti jalanya acara, yang bertempatkan di Auditorium IKIP PGRI Bojonegoro.

Ketua HMP PPKn IKIP PGRI Bojonegoro, Atfi Rahmawati menyampaikan tujuan diadakanya acara ini, agar seluruh mahasiswa yang mengikuti acara seminar tau tentang hukum-hukum tentang pendidik, sebab akhir-akhir ini banyak kasus atau kesalah fahaman tentang kekerasan dan sebagainya.

"Mari menjadi seorang pendidik yang tidak handal dalam menyampaikan materi saja, namun juga memahami tentang payung hukum yang berlaku," katanya sembari menyerukan ajakan.

Sekjen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIP PGRI Bojonegoro, Piyanto menyampaikan dengan diundangnya Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Bapak Kadarisman Al Riskandar adalah sebuah hal yang tepat, sebab Narasumber adalah Orang yang sudah ahli dalam bidangnya dan sesuai dengan tema seminar ini.

"Saya harap teman-teman bisa menikmati acara ini, sebab kita adalah calon guru, dimana ketika kita memahami tentang hukum yang melindungi pendidik sangat diperlukan, sebab kita harus mempunyai pedoman dalam bertindak," terangnya dalam sambutan.

Sedangkan Rektor IKIP PGRI Bojonegoro, Sujiran mengaku sangat tertarik dengan tema seminar ini, sebab perlindungan terhadap tenaga kependidikan sudah, diatur sedemikian rupa, dan sebab maraknya kasus-kasus pelanggaran hukum yang menyangkut tenaga didik, baik peserta didik diharap setelah mengikuti acara seminar ini bisa menambah pengetahuan mahasiswa yang mengikutinya.

"Nanti saya harap kita fokus di hukum tentang perlindungan terhadap pendidik, sebab mahasiswa-mahasiswa semua adalah calon pendidik bahkan ada yang sudah menjadi pendidik," pungkasnya dalam sambutan. [aim/ito]

Tag : seminar, tenaga, pendidik, hpm


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat