15:00 . Kuncinya Sabar dan Tetap Jaga Kesehatan   |   11:00 . Harga Empon-empon Mulai Turun   |   10:00 . Pedagang Ngamuk, Kasatpol PP: Kita Hanya Jalankan Tugas   |   09:00 . Belum Jelas Kapan Santri Boleh Kembali ke Pesantren   |   08:00 . Melihat Sirkuit Cross Putuk Kreweng   |   07:30 . Satpol PP dan Pedagang Tarik Meja   |   07:00 . Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?   |   06:00 . Ditertibkan Satpol PP, Pemilik Warung Buang Makanan   |   19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 25 April 2019 21:00

Pemilu 2019

Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia

Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia

Reporter: M. Yazid/ Parto Sasmito

blokBojonegoro.com – Ada sekitar empat penyelenggara Pemilu 2019 dan pendukungnya meninggal dunia karena diduga kelelahan. Belasungkawa disampaikan Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Mu’awanah.

Kepada blokBojonegoro.com, Bu Anna, Kamis (25/4/2019) mengaku jika Pemkab Bojonegoro akan memberikan santunan kepada yang meninggal dunia. “Iya akan diberi dan prosesnya di Bakesbangpolinmas,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika KPU Bojonegoro mendapat kiriman surat nomor 146/SDM.11-SD/35/Sek.Provinsi/IV/2019 terkait data penyelenggara yang mengalami musibah dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019.

Seluruh KPU Kabupaten/Kota diminta agar menyampaikan data penyelenggara yang mengalami musibah dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 paling lambat pada tanggal 24 April 2019 pukul 16.00 WIB.

"Pendataan hari ini terakhir dan segera diferivikasi untuk dilaporkan," jelas Ketua KPU Bojonegoro, Abdim Munib kepada blokBojonegoro.com.

Disinggung terkait kegunaan pendataan itu, Munib tidak mengetahui secara pasti. Apakah akan mendapat reward atau penghargaan atau yang lainnya belum tahu. "Yang pasti kita melaksanakan perintah untuk mendata penyelenggara pemilu yang terkena musibah," pungkasnya.

Sesuai data yang dihimpun blokBojonegoro.com, dari KPU Kabupaten Bojonegoro, Rabu (24/4/2019) pukul 15.00 WIB, menyebutkan 4 orang penyelenggara pemilu meninggal dunia dan 5 orang harus menjalani perawatan di layanan kesehatan.

Berikut data penyelenggara Pemilu asal Kabupaten Bojonegoro yang mengalami musibah:

No

Nama

Usia

Jabatan

Alamat

Keterangan

1

Khafid Askolani

33

Ketua KPPS 10

Desa Simbatan, Kecamatan Kanor

Kecelakaan di Sumberejo, dirawat di RSUD Bojonegoro

2

Lu’anto

45

Anggota KPPS

Desa Ngadiluweh, Kecamatan Ngasem

Meninggal Dunia di rumah

3

Mustakim

43

Anggota PPS

Desa Jampet, Kecamatan Ngasem

Meninggal Dunia di Rumah Sakit

4

Padimin

55

Linmas

Desa Wotan, Kecamatan Sumberejo

Sakit di sekretariat tanggal 17 April 2019 dan dirawat di Puskesmas Mejuwet

5

Susilo

26

Anggota PPS

Desa Setren, Kecamatan Ngasem

Dirawat di Rumah Sakit

6

Sapan

36

Ketua PPK

Desa Jampet, Kecamatan Ngasem

Dirawat di Jl. Raya Ngasem

7

Suparman

60

Linmas

Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu

Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Tag : Pemkab, santunan, pemilu, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat