09:00 . UNUGIRI Bojonegoro Wisuda Perdana di Hotel Berbintang   |   08:00 . Rayakan Kemerdekaan, Energi Membangun Negeri   |   07:00 . Cara Hadapi Anak yang Merengek Minta Jajan   |   20:00 . Kekompakan Bersama Wujud Warga Produktif   |   19:00 . Sumsel Terpikat Penyelamatan Aset Ala Jaksa Surabaya   |   18:00 . Meriah, Pesta Rakyat di Balen Kenalkan Produk Lokal   |   17:00 . ExxonMobil Suplai Minyak Mentah Domestik ke Pertamina   |   15:00 . Kades Tersandung Masalah, DD Dua Desa Ini Terancam Tak Cair   |   14:00 . Diduga Gila, Warga Desa Padang Diamankan Satpol PP   |   13:00 . Guru Pukul Siswa, Sanksi Diserahkan Kepsek   |   12:00 . Peduli Lingkungan, Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Jum'at Bersih   |   11:00 . Bupati: Potensi Bojonegoro untuk Produksi Film   |   10:00 . Lahir Prematur, Tetap Bersyukur Ada JKN-KIS   |   09:00 . Celana/Rok PNS Berbahan Denim Diganti   |   08:00 . Banyak Dokter Buka Praktek di Sepanjang Jalan Ini   |  
Sat, 21 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 26 April 2019 09:00

Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat

Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Setelah ditetapkanya Kepala Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Syamsul Hadi, sebagai tersangka kasus korupsi penyalahgunaan wewenang lantaran merugikan negara sebesar Rp 1,7 miliar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bojonegoro, Pengurus Cabang (PC) PMII Bojonegoro mengapresiasi kinerja kejari dalam penuntasan dugaan korupsi tersebut.

Kabar penangkapan Syamsul Hadi tentunya menjadi angin segar bagi masyarakat dan tentunya PMII Bojonegoro khususnya. Sebab pada bulan Januari yang lalu, PMII bersama GMNI melakukan aksi di depan Kejari untuk menanyakan komitmen Kejari dalam pengungkapan kasus ini.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Kejari dalam penuntasan dugaan kasus korupsi ini dan tentunya menunjukan komitmen Kejari dalam penanganan kasus korupsi di Bojonegoro," ungkap ketua PMII Bojonegoro, M. Nur Hayan.

Akan tetapi, Ketua Umun PC PMII Bojonegoro tersebut berharap, Kejari tidak berhenti di kasus Inspektorat saja. Pasalnya, selain kasus insperktorat masih banyak kasus korupsi yang harus ditangani dan diselesaikan, sebagai mana kasus korupsi bimtek tahun 2012 yang sampai saat ini belum ada kejelasan sama sekali.

PC PMII Bojonegoro siap mengawal dan mendukung penuh langkah Kejari dalam menuntaskan segala praktik korupsi yang merugikan masyarakat Kabupaten Bojonegoro sampai selesai. Sebab, korupsi adalah sebuah kejahatan yang sangat merugikan negara.

"Selain itu juga tidak sesuai dengan nilai-nilai pergerakan yang ada di PMII," tegasnya kepada blokBojonegoro.com.

Samsul Hadi sendiri dijerat dengan pasal 2 dan pasal 3 UU no 31 tahun 1999 jo UU nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman lebih dari 4 tahun. [din/mu]

Tag : korupsi, pmii bojonegoro, inspektorat, kasus

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat