13:00 . Polres Bojonegoro Menyelenggarakan Donor Darah   |   13:00 . Dinas Pertanian Targetkan 120 Poktan Dapat KPM Akhir Juli   |   12:00 . Tak Mau Ditemui, Dinas Pertanian Pertanyakan Tuntutan PMII   |   11:00 . Ditemui Plt Kepala Dinas Pertanian, Massa Aksi Memilih Pergi   |   10:00 . PC PMII Bojonegoro Ajak Pemkab Diskusi Masalah KPM   |   07:00 . 7 Cara Sederhana Memulai Pola Hidup Sehat   |   22:00 . PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati   |   21:00 . Dispora Buka Relawan Porprov Jawa Timur di Bojonegoro   |   20:00 . 9 Bakal Calon Kepala Desa Mundur, 2 Tak Lolos Administrasi   |   19:00 . TAB, Pemprov Gratiskan Seragam dan SPP untuk SMA-SMK?   |   18:00 . Jumlah DPT Pilkades Serentak Capai 428,437 Pemilih   |   17:00 . 270 Ahli Waris Menerima Dana Kematian dari Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Peternak Kerbau Beralih Sapi, inilah Faktornya   |   15:00 . Masa Kampanye, DPMD Berharap Cakades Tidak Profokatif   |   14:00 . 36 PNS di Bojonegoro Terima SK Pensiun   |  
Wed, 19 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 27 April 2019 16:00

Fashion Outdoor Menjadi Tren Millenial

Fashion Outdoor Menjadi Tren Millenial

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Pengaruh perkembangan smartphone yang memiliki fitur kualitas kamera dalam mengabadikan momen tertentu saat ini ternyata juga merubah kebiasaan masyarakat, terutama generasi millenial dalam menghabiskan waktu dengan traveling. Hal tersebut didorong platform aplikasi media sosial di mana setiap momen dapat dibagikan kepada sesama pengguna media sosial.

Nurjanah, pemilik toko outdoor "camp27" di jalan Gajahmada mengatakan, generasi millenial saat ini lebih suka melakukan aktifitas di luar ruangan. Menurutnya, hal ini berawal dari boomingnya film 5 cm yang rilis pada 2012 silam, sehingga banyak berpengaruh terhadap budaya traveling.

"Seakan-akan sekarang para millenial ingin lebih mendekatkan diri untuk menikmati pemandangan alam."katanya

Perempuan yang biasa disapa Yana tersebut menambahkan, dampak dari budaya baru itu membuat toko alat-alat outdoor menjadi ramai pembeli. Ia merasakan pertumbuhan permintaan produk-produk outdor. Selain kuat, produk outdoor saat ini desainnya juga lebih simple.

"Bahkan, produk outdoor sekarang juga banyak peminat dari kalangan pegawai. Seperti tas dan jam tangan, dapat digunakan di mana saja."tuturnya

Sementara menurut Dimas Oka, pemilik toko outdoor "edelweiss" di jalan Teuku Umar mengaku peminat fashion outdoor akan terus meningkat. Di tokonya, pembeli paling sering membeli jaket dan sandal untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus saat traveling.

"Mengingat budaya traveling saat ini bukan hanya menjadi hobi, namun malah menjadi kebutuhan."ungkapnya. [fin/ito]

Tag : fashion, outdoor, bojonegoro, milenial

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more