13:00 . Pekan Madaris Kecamatan Kanor Sukses Digelar   |   12:00 . Muslimat-Fatayat NU Kanor Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa   |   11:00 . Entas Kemiskinan, Pembangunan 856 RTLH Digenjot   |   08:00 . Virginia dan Jawa Tetap Jadi Pilihan Petani Tembakau Bojonegoro   |   07:00 . Bolehkah Ibu Hamil Mengunyah Permen Karet?   |   20:30 . Meriahnya Pensi Pekan Madaris di Kanor   |   20:00 . UNUGIRI Bertekad Ciptakan SDM Terampil   |   19:00 . Dewan Pendidikan: Kekerasan di Lingkungan Sekolah Masih Kerap Terjadi   |   18:00 . Komitmen Ciptakan SRA di Bojonegoro Masih Minim?   |   17:00 . Bantu Pantau Lalu Lintas, Dishub Tambah Empat CCTV Rp360 Juta   |   16:00 . Lazisnu Bojonegoro Bantu Korban Kebakaran di Kedungadem   |   15:00 . Persibo Fokus Buru Pemain Tengah dan Belakang   |   14:00 . Diduga Selang Regulator LPG Bocor, Rumah di Desa Deru Hangus   |   13:00 . Tantangan Makin Berat, Wisudawan Harus Tetap di Jalan Amar Ma'ruf Nahi Munkar   |   12:00 . Pers Mahasiswa se-Madura ikuti Pelatihan Cek Fakta AJI   |  
Sun, 22 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 30 April 2019 12:00

Wisata Negeri Atas Angin Masih Tergantung Lebaran dan Tahun Baru

Wisata Negeri Atas Angin Masih Tergantung Lebaran dan Tahun Baru *Foto ilustrasi Wisata atas angin saat liburan.

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokbojonegoro.com - Wisata negeri atas angin atau biasa juga disebut bukit cinta yang berada di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro, tepatnya di Desa Deling Kecamatan Sekar, menjadi salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bojonegoro. Namun, perkembangan objek wisata ini masih belum maksimal.

Petugas tiket, Yaiman menjelaskan, dalam seminggu terakhir ini pengunjung wisata hanya mencapai 125 orang, dengan rata-rata pengunjung setiap hari antara 15 hingga 20 pengunjung.

Hal ini sangat disayangkan melihat wisata negeri atas angin sebenarnya memiliki potensi yang besar.

"Faktornya bisa jadi karena lokasi yang berada jauh dari Kota Bojonegoro. Ini bisa menjadi faktor positif dan negatif, namun sementara ini masih bertahan menjadi faktor negatif," katanya.



Yaiman menambahkan, wisata atas ingin terlihat ramai hanya saat musim libur saja. Sebab, saat musim libur banyak wisatawan lokal maupun luar kota yang ingin menikmati pemandangan alam dan hutan di beberapa desa sekitar lokasi wisata.

"Kalau musim libur, pengunjung bisa mencapai 1.000 lebih setiap hari. Biasanya pada saat libur lebaran dan tahun baru," jelasnya.

Ia juga membeberkan, ketika musim liburan kendala yang paling utama berada di penyediaan lahan parkir. Meskipun beberapa fasilitas telah dilengkapi, namun ia merasa kesulitan menyediakan lahan parkir saat ramai.

"Lahan parkirnya masih sempit, jadi saat ramai tidak cukup menampung kendaraan para pengunjung," pungkasnya. [fin/mu]

Tag : negeri atas angin, wisata, wisata bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat