22:00 . Antisipasi Aksi 22 Mei, Polres Bojonegoro Siaga di Stasiun   |   21:00 . Gandeng Pemuda NU, Ahbabul Musthofa Tebar Ta'jil di Kedungadem   |   20:00 . PC IPNU IPPNU Bojonegoro Ngaos Administrasi   |   19:30 . Baksos Ramadan dan Parenting Connection JCI Bojonegoro   |   19:00 . Viking Bojonegoro Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim   |   18:30 . Bersama Komunitas Offroad, Kapolres Bojonegoro Bagi Takjil   |   18:00 . Bedah Keorganisasian, Tingkatkan Keterampilan Kader Jalankan SOP   |   17:00 . Pentingnya Pendidikan Agama untuk Anak   |   16:00 . Pasar Surup, Ala Bazar Kartar Tulungagung   |   15:00 . Luas Tanam Bawang Merah Hingga 4 Bulan Capai 1.215 Hektar   |   14:00 . Sepakbola Awali Pagelaran Porprov di Bojonegoro   |   13:00 . Manasik Haji Kabupaten Dijadwalkan 19 Juni Mendatang   |   12:00 . Inilah Lowongan Pekerjaan yang Selalu Dinanti Saat Ramadan   |   11:00 . Sambang Pelajar, PKPT IAI Sunan Giri Kenalkan Aswaja Sejak Dini   |   10:00 . Dinas Pengairan : Jelang Kemarau, Sejumlah Embung Dinormalisasi   |  
Mon, 20 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 01 May 2019 19:00

Legendaris, Pak Mur Jualan Es Cao Sejak 1980

Legendaris, Pak Mur Jualan Es Cao Sejak 1980

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokbojonegoro.com - Udara siang yang panas di Bojonegoro menjadi salah satu berkah untuk para pedagang es. Khususnya es legendaris satu ini, es cincau hitam. Selain dapat menghilangkan dahaga, es cincau juga dapat menjaga pencernaan agar bekerja dengan baik.

Mursidi, penjual es cincau generasi ke lima di jalan Dr. Sucipto, tepatnya berada di depan toko buku, tidak pernah kehabisan pembeli. Bahkan, saat terik-terikn matahari muncul, pembeli harus rela mengantri untuk merasakan segarnya es cincau miliknya.

"Keluarga memang  pencual es ini, sekarang sudah sampai generasi ke-8 yang dipegang anak saya yang jualan di samping supermarket di Bojonegoro." kata laki-laki berambut gondrong itu.

Pak Mur, begitu pembeli akrab menyapanya, mengaku sudah berjualan sejak tahun 1980. Waktu itu Ia masih berjualan di rumah tinggalnya di kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro. Baru pada tahun 2002 pindah di jalan Dr. Sucipto. Dengan gayanya yang ramah dan cekatan itu, saat ini pelangganya sudah tidak lagi dapat dihitung.

"Pelanggan dulu kebanyakan anak sekolah, jadi pas waktu mampir minum es, beberapa dari mereka sudah banyak yang jadi orang, masih banyak yang sering mampir di sini," jelasnya dengan mengenang.

Harga es cincau Pak Mur, cukup murah. Hanya dengan 3 ribu rupiah, pelanggan sudah dapat menikmati segelas es cao. Tersedia juga gorengan, sehingga pelanggan yang minum di tempat bisa lebih santai menikmati segarnya es cao miliknya. Mulai pukul 10.30 Wib, Ia bersama anaknya sudah siap menerima pelanggan.

"Kalau tutup tidak pasti waktunya. Tapi, biasanya jam 4 sore sudah habis,"ujar Pak Mur. [ri/ito]

Tag : es, cincau, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat