22:00 . PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati   |   21:00 . Dispora Buka Relawan Porprov Jawa Timur di Bojonegoro   |   20:00 . 9 Bakal Calon Kepala Desa Mundur, 2 Tak Lolos Administrasi   |   19:00 . TAB, Pemprov Gratiskan Seragam dan SPP untuk SMA-SMK?   |   18:00 . Jumlah DPT Pilkades Serentak Capai 428,437 Pemilih   |   17:00 . 270 Ahli Waris Menerima Dana Kematian dari Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Peternak Kerbau Beralih Sapi, inilah Faktornya   |   15:00 . Masa Kampanye, DPMD Berharap Cakades Tidak Profokatif   |   14:00 . 36 PNS di Bojonegoro Terima SK Pensiun   |   13:00 . Pemkab Targetkan Sertifikasi Aset - aset Pembelian Sejak 1997-2018   |   12:00 . Satu SMK di Bojonegoro Jadi Pilot Project Menko Perekonomian RI   |   11:00 . Populasi Kerbau di Bojonegoro Setiap Tahun Terus Menurun   |   10:00 . Walaupun Hasilnya Sama, Pilkades Hanya Digelar Satu Putaran   |   09:00 . Persiapan Pengamanan Jelang Pilkades, ini Pesan Wabup...   |   08:00 . LSP Pertanian Gelar Uji Kompetensi di SMK Migas Bojonegoro   |  
Wed, 19 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 02 May 2019 21:00

Pemilu 2019

Paslon 01 Unggul, Saksi Paslon 02 Tak Tanda Tangan

Paslon 01 Unggul, Saksi Paslon 02 Tak Tanda Tangan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Usai rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara di KPU Bojonegoro, Kamis (2/5/2019), untuk Pilpres saksi paslon 02 tidak membubuhkan tanda tangan dicatatan hasil penghitungan suara oleh KPU Bojonegoro atau Db 1.

"Memang saksi paslon 02 tidak bubuhkan tanda tangan di Db 1 catatan hasil penghitung suara tingkat kabupaten," ujar Ketua KPU Bojonegoro, M. Abdim Munif.

Pihaknya tidak mengetahui secara pasti kenapa saksi paslon 02 itu tidak tanda tangan, meski tidak tanda tangan, hal itu tidak mempengaruhi hasil rekapitulasi penghitungan suara di Bojonegoro.

"Tadi saksi paslon 02 sempat tanda tangan, namun kemudian tanda tangan itu dihapus di Db 1, sehingga KPU mengganti form-nya," tutur Munif.

Ditemui terpisah, saksi paslon 01, Julianto mengatakan, pada Pemilu 2019 khususnya raihan suara untuk pilpres melebihi target, bahkan perolehan paslon 01 di Bojonegoro mencapai sekitar 65 persen, sehingga untuk suara di Bojonegoro cukup membanggakan.

"Padahal target yang dicanangkan 01 di Bojonegoro sama sperti tahun lalu 54 persen," tambah Julianto.

Hasil rapat pleno terbuka penghitungan suara Pemilu 2019 di KPU Bojonegoro, untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) paslon 01 mendapat suara 560.695, sedangkan paslon 02 mendapat suara 273.461.

Usai pembacaan hasil rekapitulasi di KPU Bojonegoro, para saksi menandatangani hasil suara tersebut pada Db 1. [saf/mu]

Jangan lupa subscribe blokBojonegoroTV

Tag : pilpres, pemilu, kpu, rapat pleno, pleno kpu bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more