18:00 . Pertamina Sambut Kembali Siswa Jatim dari Gorontalo   |   17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |   19:00 . 8 Tahun Berjualan Kuliner Gloso, Warung Ini Dapat Penghargaan Bupati   |  
Fri, 23 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 04 May 2019 17:00

Faktor Cuaca Masih Jadi Kendala Produksi Bata Merah

Faktor Cuaca Masih Jadi Kendala Produksi Bata Merah

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Kelurahan Ledok Kulon merupakan salah satu sentra produksi batu bata merah di Kabupaten Bojonegoro, yang masih eksis sampai sekarang. Meskipun ada pesaing baru batu bata putih yang harganya lebih murah, bata merah masih banyak memiliki peminat.

Suwito, salah satu pemilik tempat produksi bata merah di Ledok Kulon mengatakan, pembuatan bata masih bergantung pada cuaca. Ia mengaku terjadi penurunan produksi bata merah ketika musim penghujan.

"Kalau musim hujan, debit air di bengawan solo naik, sehingga menyulitkan saat mengambil tanah sebagai bahan baku utama bata merah," kata laki-laki asli ledok itu.

Saat musim kemarau, Suwito mejelaskan, pembuatan bata merah bisa mencapai 15.000 buah, dengan harga Rp450 ribu. Sedangkan saat musim penghujan hanya mampu membuat 10.000 bata dengan harga Rp600 ribu per seribu buah. Puncak pembuatan biasanya terjadi di bulan September.

"Saat musim penghujan itu susah, terutama dalam proses penjemuran. Kalau kemarau harga turun," keluhnya.

Usaha produksi batu bata merah banyak tersebar di kawasan Kelurahan Ledok Kulon. Sedikitnya ada 40 tempat usaha produksi bata merah.

Masyarakat mengambil endapan lumpur yang berada di tepian Sungai Bengawan Solo, selanjutnya mereka membuat produksi batu bata merah itu di bantaran sungai.

Sementara Ishaq, warga asli Desa Ngumpakdalem yang menyewa lahan untuk dijadikan tempat pembuatan bata ini mengatakan, kendala dalam proses produksi bata adalah saat musim hujan, lantaran proses pengeringan lama karena masih mengandalkan sinar matahari.

"Soal permintaan konsumen tidak ada masalah," tutupnya kepada blokBojonegoro. [fin/mu]

Tag : batu bata, produksi bata, ledok, pengusaha bata, bata merah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat