13:00 . Pekan Madaris Kecamatan Kanor Sukses Digelar   |   12:00 . Muslimat-Fatayat NU Kanor Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa   |   11:00 . Entas Kemiskinan, Pembangunan 856 RTLH Digenjot   |   08:00 . Virginia dan Jawa Tetap Jadi Pilihan Petani Tembakau Bojonegoro   |   07:00 . Bolehkah Ibu Hamil Mengunyah Permen Karet?   |   20:30 . Meriahnya Pensi Pekan Madaris di Kanor   |   20:00 . UNUGIRI Bertekad Ciptakan SDM Terampil   |   19:00 . Dewan Pendidikan: Kekerasan di Lingkungan Sekolah Masih Kerap Terjadi   |   18:00 . Komitmen Ciptakan SRA di Bojonegoro Masih Minim?   |   17:00 . Bantu Pantau Lalu Lintas, Dishub Tambah Empat CCTV Rp360 Juta   |   16:00 . Lazisnu Bojonegoro Bantu Korban Kebakaran di Kedungadem   |   15:00 . Persibo Fokus Buru Pemain Tengah dan Belakang   |   14:00 . Diduga Selang Regulator LPG Bocor, Rumah di Desa Deru Hangus   |   13:00 . Tantangan Makin Berat, Wisudawan Harus Tetap di Jalan Amar Ma'ruf Nahi Munkar   |   12:00 . Pers Mahasiswa se-Madura ikuti Pelatihan Cek Fakta AJI   |  
Sun, 22 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 04 May 2019 21:00

Pemdes Ngampel Kembali Gelar Musyawarah Pendirian Pasar Desa

Pemdes Ngampel Kembali Gelar Musyawarah Pendirian Pasar Desa

Kontributor: Mokhamad Arifin 

blokBojonegoro.com - Setelah melalui proses yang sangat panjang, Sabtu (4/5/2019) Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel, Kecamatan Kapas,  Kabupaten Bojonegoro kembali gelar musyawarah pendirian pasar desa yang masih alot prosesnya bersama warga di balai desa setempat.

Kepala Desa Ngampel, Pudjianto dalam sambutannya mengatakan, musyawarah ini dilaksanakan sebagai pembahasan kelanjutan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pasar desa. Sekaligus sebagai bentuk sikap penolakan terhadap surat dari Pemkab Bojonegoro tertanggal 01 Maret 2019 tentang permohonan sewa tanah kas Desa Ngampel. 

"Kita semua sepakat menolak permohonan sewa tanah oleh Pemkab, karena tanah tersebut akan terus kita upayakan untuk didirikan pasar Desa Ngampel sendiri."katanya dengan menggebu. 

Sebelumnya, proses izin pendirian pasar desa sudah berjalan sejak 2014 silam. Namun, hingga sampai sekarang pasar desa yang digadang sebagai upaya menumbuhkan perekonomian Desa Ngampel ketika kelak produksi minyak di desa tersebut tidak lagi beroperasi. 

"Padahal semua persyaratan sudah lengkap 100% selesai. Bahkan, izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pendirian pasar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah diterbitkan, hanya tinggal menunggu  izin IMBnya saja dari Bupati."jelasmya

Hadir dalam musyawarah, Pemdes Ngampel, BPD, ketua-ketua Rt, pedagang, panitia pendirian pasar desa dan awak media yang keseluruhan jumlahnya mencapai 41 orang. Musyawarah berjalan interaktif dan kondusif, beberapa peserta yang datang ikut menyuarakan gagasan dalam musyawarah kali ini. 

Sedangkan hasil musyawarah, disepakati 4 poin sebagai berikut:

1. Warga Desa Ngampel mdnyepakati menolak menyewakan tanah kas desa yang akan digunakan Pemkab Bojonegoro sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS) pedagang pasar kota terkait akan adanya revitalisasi pasar Kota Bojonegoro. 

2. Warga Desa Ngampel akan melakukan aksi damai sebagai kelanjutan proses dari pendirian pasar desa terkait belum dikeluarkannya IMB oleh Bupati Bojonegoro. 

3. Aksi damai akan dilakukan setelah mediasi administrasi ulang dan mendapatkan izin dari Polres Bojonegoro. 

4. Aksi akan terus dilakukan jika mediasi administrasi dan aksi pertama tidak berhasil memperoleh tanggapan dengan dikeluarkannya IMB pasar Desa Ngampel. [fin/lis]

 

Tag : ngampel, pemdes

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat