07:00 . Kapan Harus ke Dokter Bila Setelah Menikah Tak Kunjung Hamil?   |   21:00 . Karnaval Budaya Angkat Sejarah di Desa dan Kirab Pusaka   |   20:00 . Kondisi Kesehatan Drop, Satu Jamaah Haji Meninggal Dunia di Makkah   |   19:00 . Persibo Kian Kokoh di Puncak Klasemen   |   18:00 . Tundukkan Nganjuk Ladang 2-0, Persibo Tutup Paruh Musim dengan Sempurna   |   17:30 . Bupati Turut Tonton Persibo   |   17:00 . Tim Aku Sehat Siaga di Latber Mojodelik   |   16:30 . Babak Pertama, Persibo Unggul 1-0 Atas Nganjuk Ladang   |   16:00 . Sedih, Tanaman Jagung di Bakung Dihajar Tikus   |   15:30 . Rois Aam PBNU, Letakkan Batu Pertama RSNU Kedungadem   |   15:00 . Kelurahan Ngrowo Launching Kampung Lontong Lodeh Pedal   |   14:30 . Ratusan Warga Sumberjokidul Ikuti Lomba Tangkap Ikan Massal   |   14:00 . Ratusan Rider Luar Kota Antusias   |   13:00 . Jelang Operasi Patuh Semeru 2019, Polres Gelar Latihan Pra Operasi   |   12:00 . Latber Puthuk Kreweng Desa Mojodelik Meriah   |  
Mon, 26 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 05 May 2019 13:00

Masih Ada 27 OGDJ di Bojonegoro yang Dipasung

Masih Ada 27 OGDJ di Bojonegoro yang Dipasung Foto:.net

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Di Kabupaten Bojonegoro Orang Dengan Gangguan Jiwa (OGDJ) masih ada puluhan yang dipasung. Jumlah itu di berbagai daerah desa/Kecamatan yang ada di Bojonegoro. Walaupun begitu OGDJ di Bojonegoro dikatakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) jumlahnya terus menurun.

"Saat ini OGDJ di Bojonegoro yang dipasung ada 27 orang," kata Kepala Dinsos Bojonegoro, Helmy Elisabeth.

Lanjut dia, menurunnya jumlah OGDJ itu karena OGDJ itu dikirim ke Panti di Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan dan penyembuhan, agar penderita OGDJ itu bisa kembali normal, sehingga dapat kembali di tengah masyarakat.

"Sedangkan untuk OGDJ yang dikirim untuk penyembuhan ada 4 orang dan 6 OGDJ lainnya sudah meninggal dunia," terang Helmy kepada blokBojonegoro.com.

Masih kata Helmy, untuk penyembuhan OGDJ itu merupakan ranah Dinas Kesehatan (Dinkes), Pihak Dinsos Bojonegoro hanyalah membantu biaya makan dan operasional selama masa penyembuhan pasien OGDJ, oleh karenanya, masalah ini harus ditangani serius agar di Bojonegoro tidak ada lagi OGDJ yang dipasung.

"Maksud yang dipasung di sini yakni OGDJ tidak selalu dipasung tangan atau kakinya, namun OGDJ yang dikunci di kamar atau ruangan tertentu juga termasuk kategori dipasung," beber Helmy.

Nantinya bagi OGDJ yang telah mendapat penyembuhan dan dinyatakan sembuh, OGDJ itu akan diberikan pelatihan kewirausahaan, agar OGDJ itu mempunyai kesibukan kembali tentunya didampingi oleh pendamping TKSK dari kecamatan OGDJ tinggal.[saf/ito]

Tag : Odgj, bojonegoro, dinsos

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Friday, 23 August 2019 14:00

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen Musim ini para petani tembakau Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro tengah panen tembakau. Hanya sebagian petani yang menanam komoditas bahan utama rokok ini, alhasil harganya pun relatif mahal...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat