14:00 . Antisipasi Kekeringan, BPBD Mulai Petakan Wilayah Rawan Kekeringan   |   13:00 . Hedonisme dan Pertaruhan Kredibilitas KPK   |   12:00 . 3 Hari, 613 Calon Mahasiswa Rapid Tes di Labkesda Bojonegoro   |   10:00 . RUU PKS Ditarik dari Prolegnas, Kopri Bojonegoro Kecewa Kepada DPR   |   09:00 . Asti Pelihara Belasan Kucing Ras dan Kampung   |   08:00 . Haji Ditunda, 9 Jamaah Haji Ajukan Pembatalan Pelunasan BPIH 2020   |   22:30 . 2 Hari Stagnan Tak Ada Tambah Sembuh dan Positif Covid-19   |   16:00 . Total Hadiah Tabungan Jutaan Rupiah, ini Rincian untuk Lomba Foto   |   15:00 . Inilah Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Bojonegoro Juli 2020   |   14:00 . Hari Bhayangkara ke 74, PPA dan PDKB Kanor Gelar Bakti Sosial   |   13:00 . Persiapan Popda dan Porkab, Atlet Atletik Digenjot Latihan   |   12:00 . Berikut Panduan Naik KA Saat Pandemi Covid 19   |   10:00 . Resah, Ular Sanca Ukuran 1.5 Meter Diamankan   |   09:00 . Rapid Test Gratis untuk Peserta UTBK Calon Mahasiswa   |   08:00 . Intip Desa Sentra Perikanan   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 05 May 2019 13:00

Masih Ada 27 OGDJ di Bojonegoro yang Dipasung

Masih Ada 27 OGDJ di Bojonegoro yang Dipasung Foto:.net

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Di Kabupaten Bojonegoro Orang Dengan Gangguan Jiwa (OGDJ) masih ada puluhan yang dipasung. Jumlah itu di berbagai daerah desa/Kecamatan yang ada di Bojonegoro. Walaupun begitu OGDJ di Bojonegoro dikatakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) jumlahnya terus menurun.

"Saat ini OGDJ di Bojonegoro yang dipasung ada 27 orang," kata Kepala Dinsos Bojonegoro, Helmy Elisabeth.

Lanjut dia, menurunnya jumlah OGDJ itu karena OGDJ itu dikirim ke Panti di Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan dan penyembuhan, agar penderita OGDJ itu bisa kembali normal, sehingga dapat kembali di tengah masyarakat.

"Sedangkan untuk OGDJ yang dikirim untuk penyembuhan ada 4 orang dan 6 OGDJ lainnya sudah meninggal dunia," terang Helmy kepada blokBojonegoro.com.

Masih kata Helmy, untuk penyembuhan OGDJ itu merupakan ranah Dinas Kesehatan (Dinkes), Pihak Dinsos Bojonegoro hanyalah membantu biaya makan dan operasional selama masa penyembuhan pasien OGDJ, oleh karenanya, masalah ini harus ditangani serius agar di Bojonegoro tidak ada lagi OGDJ yang dipasung.

"Maksud yang dipasung di sini yakni OGDJ tidak selalu dipasung tangan atau kakinya, namun OGDJ yang dikunci di kamar atau ruangan tertentu juga termasuk kategori dipasung," beber Helmy.

Nantinya bagi OGDJ yang telah mendapat penyembuhan dan dinyatakan sembuh, OGDJ itu akan diberikan pelatihan kewirausahaan, agar OGDJ itu mempunyai kesibukan kembali tentunya didampingi oleh pendamping TKSK dari kecamatan OGDJ tinggal.[saf/ito]

Tag : Odgj, bojonegoro, dinsos


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat