08:00 . Cegah Narkoba, Sosialisasi Wacana Tes Urine Calon Pengantin Dilakukan   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |   09:00 . Cinta NKRI, Urus KTP Diusia Senja   |   08:00 . Abimanyu Dilantik Jadi Pj. Sekda Bojonegoro   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 May 2019 15:00

Widodo Beng, Penjual Kaset Lawas

Kaset Artis Tahun 80-an Banyak Diburu Kolektor

Kaset Artis Tahun 80-an Banyak Diburu Kolektor

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Perkembangan dunia digital semakin hari semakin pesat. Salah satu yang terkena dampaknya adalah industri musik. Keberadaan kaset pita dan Compact Disk (CD) yang dulu populer itu kini sudah banyak tergantikan oleh MP3 yang tersimpan di handphone dan komputer.

Meskipun nasib penjualan kaset pita dan CD akan terus merosot, toko satu ini masih mampu bertahan dan eksis dengan koleksi terakhirnya. Toko Widodo, tepat di utara jalan Panglima Sudirman, atau seberang perempatan pos polisi jalan Diponegoro Bojonegoro.

Bertubuh jangkung, rambut beruban dan gigi sudah mulai jarang, Koh Widodo, begitu sapaan akrab pemilik toko itu. Toko yang dirintis dari hobi tersebut kini malah menjadi buruan para kolektor kaset lawas yang sudah tidak lagi diproduksi.

"Ini toko kaset ke dua yang berdiri di Bojonegoro saat itu, sekitar tahun 1979. Dulu cuma ada dua toko kaset, toko saya dan toko Arjuna," cerita Widodo Beng, pemilik toko yang terlihat selalu segar dan semangat ketika diajak berbica.

Kolektor-kolektor banyak pesan dari Surabaya. Selain Surabaya, banyak juga kolektor dari Bojonegoro sendiri, Tuban dan Jombang. Saat ini, di tokonya masih banyak tersedia kaset artis papan atas tahun 80an, seperti Koes plus, Fan Base, Deloit, Mersis, Rhoma Irama dan Elvi Sukasih.

"Aquarius, Sony, Musica dan Remaco, itu dulu raksasa perusahaan rekaman di Indonesia. Mantab kaset-kasetnya, tapi sekarang sudah banyak yang tutup dan tidak beroperasi lagi,"katanya dengan mengenang

Saat ini, toko milik Koh Widodo hanya buka saat sore saja. Mulai pukul 16.30 WIB sampai 20.00 WIB. Harga kasetnya pun masih terbilang murah, yaitu sekitar Rp20 ribu hingga Rp50 ribu tergantung kasetnya.

"Karena sepi, sehari-hari juga sibuk ikut komunitas burung kicau. Tapi toko tetap buka setiap hari," ujar laki-laki kelahiran 1947 itu. [fin/ito]

Tag : cd, kaset, bojonegoro, toko, klasik, koleksi, kolektor

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat