13:00 . Tokoh Intelektual Banyak Dilahirkan Dari Ma'arif   |   12:00 . Target Sapu Bersih, ini Jadwal Persibo Putaran ke Dua   |   11:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Gelar Pemilu Raya Ala Pilpres   |   09:00 . Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan   |   08:00 . Prioritas Berdayakan Kader, Advokasi Kebijakan   |   07:00 . 5 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak yang Suka Memukul   |   18:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Tandatangani Komitmen Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak   |   16:00 . Berikut Hasil Rekonsiliasi terkait IMB Pasar Ngampel   |   15:00 . Lupa Matikan LPG Usai Masak, 3 Rumah Warga Kedungadem Terbakar   |   11:00 . Bojonegoro Memiliki Kesamaan dengan 5 Kota Kreatif di Dunia   |   10:00 . Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru   |   09:00 . BMKG Memprediksi Musim Kemarau dan Hujan Akan Mundur   |   08:00 . Bojonegoro Menuju Kota Kreatif   |   07:00 . 7 Saran yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Anak Gagap Bicara   |   06:00 . Ribuan Warga Tumpah Ruah Dalam Kemeriahan Senam Gojo   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 May 2019 07:00

Pasien Diabetes Boleh Berbuka Puasa dengan yang Manis?

Pasien Diabetes Boleh Berbuka Puasa dengan yang Manis?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Bulan suci Ramadan semakin dekat. Pada bulan itu, seluruh dunia akan berpuasa mengikuti anjurannya. Berbagai persiapan tentunya dilakukan untuk menyambut penuh berkah ini. Berbagai hidangan buka puasa, seperti sirup dingin, atau kolak yang kebanyakan terasa manis semakin terngiang-ngiang di kepala. Kondisi ini tentunya perlu diwaspadai. Salah satu yang wajib menjadi perhatian, khususnya bagi para penderita diabetes batasan mengkonsumsi gula.

Dalam hal ini, tentu tak asing bagi Anda jika berbuka puasa dengan sesuatu yang manis. Entah itu teh manis ataupun coklat hangat. Sebab, setelah kurang lebih delapan jam tidak diisi makanan apapun, minuman manis ini dapat membantu mengembalikan sistem kerja pencernaan.

Namun, bagaimana dengan penderita diabetes yang harus mewaspadai asupan dengan manis saat buka puasa? Dalam acara Coffee Time with Tropicana Slim, dokter spesialis penyakit dalam, Bhanu mengatakan bahwa makanan dan minuman manis tetap boleh dikonsumsi. Meski demikian, pasien diabetes harus pintar memilih jenis-jenisnya. “Buka puasa dengan yang manis, diperbolehkan. Tapi pasien dituntut untuk cermat dalam memilah,” katanya di Jakarta pada 24 April 2019.

Sebab Bhanu mengatakan bahwa tidak sedikit makanan yang dikonsumsi, justru menimbulkan lonjakan gula yang tinggi. Oleh karena itu, ia menyarankan agar pasien diabetes dapat memilih makanan yang sesuai dengan indikator low GI (Glycemic Index) atau indeks glikemik yang rendah. “Contoh makanan low GI itu seperti oatmeal, roti gandum, kacang-kacangan dan hampir sebagian besar buah-buahan,” katanya.

Sebaliknya, makanan yang harus dihindari adalah makanan dengan indeks glikemik yang tinggi seperti makaroni, segala campuran keju dan kentang. Nah, apabila Anda tidak yakin bahwa makanan tersebut masuk dalam kategori rendah maupun tinggi, Bhanu menyarankan untuk melihat proses memasaknya.

“Paling mudah untuk menentukan low dan high GI dapat dibuktikan dari proses memasaknya. Semakin lama dan dimacam-macamkan, kemungkinan memiliki GI yang tinggi. Contohnya jus. kalau buah saja low GI, tapi kalau sudah di proses, jadi high,” katanya.


Sumber: https://gaya.tempo.co/read/1199437/pasien-diabetes-
boleh-berbuka-puasa-dengan-yang-manis/full&view=ok

Tag : ramadan, diabet, bojonegoro, tips

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat