07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |   15:00 . Anggaran Bantuan 33 Panti Asuhan Capai Rp770 Juta   |   14:00 . DPMD: Bantuan DAK Lulusan SMA/MA 2019 Belum Jelas   |   13:30 . Emas Catur dari Refita   |   13:00 . Perkuat Mental, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Akan Gandeng Brimob   |   12:00 . Ngontel Kedua, Dulu Pernah Bertemu Gus Dur   |   11:30 . Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |   11:00 . Yes..! Refita Asal Bojonegoro Sabet Emas   |   10:00 . Nadzar, Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 12 May 2019 14:00

Cegah Keberadaan Gepeng, Masyarakat Diimbau Tak Beri Uang

Cegah Keberadaan Gepeng, Masyarakat Diimbau Tak Beri Uang

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada gelandangan, pengemis, dan anak jalanan. Dengan membiasakan diri tidak memberikan sumbangan kepada para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), diharapkan dapat menekan angka keberadaan mereka.

“Jika masyarakat membiasakan diri untuk tidak memberikan uang, saya yakin keberadaan mereka akan berkurang dan bisa ditekan dengan maksimal,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Bojonegoro, Dwi Harningsih.

Menurutnya, keberadaan PMKS saat Ramadan seperti saat ini, bisa dikatakan sudah mulai berdatangan di Bojonegoro, khususnya perkotaan. Bahkan tidak sedikit menyasar tempat ibadah sebagai lokasi untuk meminta dan ada juga dari mereka membawa anak kecil untuk diajak mengemis.

“Selama ini kita belum menemukan gepeng yang berlatar belakang orang kaya, kebanyakan mereka mempunyai masalah dalam faktor ekonomi, ada juga beberapa yang sebetulnya ekonominya menengah ke atas, tetapi biasanya mereka mempunyai masalah dalam keluarga,” ungkapnya.

Dwi Harningsih mengharapkan kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Bojonegoro untuk tidak memberikan sesuatu apalagi dalam bentuk uang.

“Sikap memberikan sesuatu barang maupun uang kepada para gepeng malah akan membentuk karakter gepeng semakin malas untuk bekerja selain mengemis. Padahal gepeng itu terlihat memiliki fisik yang sehat. Hanya saja mereka perlu dibina agar tidak mencari uang hanya melalui jalur meminta-minta,” sambungnya.

Untuk menekan angka keberadaan para PMKS, Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Namun demikian, peran serta masyarakat untuk turut membantu menekan angka anak jalanan, pengemis dan gelandangan dinilai akan lebih optimal.

“Kita bekerjasama dengan Satpol PP Bojonegoro untuk merazia anak punk, pengemis dan sejenisnya. Namun, yang lebih intens adalah Satpol PP lantaran hampir setiap hari mereka berpatroli,” tegas Dwi Harningsih.

Dwi Harningsih menjelaskan, bersedekah dan memberikan sumbangan, dapat dilakukan dengan cara lain yang lebih baik dan tepat sasaran seperti memberikan kepada badan amal dan zakat resmi.

“Berikanlah sumbangan pada lembaga yang resmi atau di tempat ibadah,” pungkasnya.[din/lis]

Tag : pengemis, gepeng

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more