14:00 . Kepo....!! Warga Hitung Roda Truk Jumbo   |   13:00 . Nikah Dini di Bojonegoro Masih Tinggi, Dispensasi Nikah Diperketat   |   12:00 . Mantab, Atlet Bojonegoro Raih 2 Emas di Kejurprov   |   11:00 . Studi Tiru, BUMDes Kalianyar Kunjungi Desa Pujonkidul Malang   |   10:00 . Hingga November, Ada 2.808 Kasus Cerai   |   09:00 . 154 Ban Bawa Alat Jumbo Proyek Gas   |   08:30 . Sampai Baureno, Alat Jumbo JTB Diserbu Warga   |   08:00 . Mau Kerja dan Sekolah, Mampir Foto Dulu   |   07:00 . 3 Minuman yang Perlu Dibatasi Pemberiannya pada Balita   |   06:45 . Kerja Nanti Dulu, Foto Sekarang   |   06:30 . Sampai Baureno, Alat Jumbo JTB Jadi Tontonan   |   06:15 . Foto Bersama Alat Jumbo di Jembatan Timbang   |   06:00 . Alat Gas JTB Jadi Tontonan Warga   |   20:00 . Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama   |   19:00 . EMCL dan Eksekutif-Legislatif   |  
Fri, 06 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 12 May 2019 10:00

Meskipun Sepi, Pedagang ini Tetap Bejualan di CFD

Meskipun Sepi, Pedagang ini Tetap Bejualan di CFD

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Car Free Day (CFD) di Bojonegoro kali ini terlihat berbeda dari biasanya. Jika biasanya banyak pedagang yang berjubel, bahkan sampai berebut tempat stan, pagi ini, Minggu (12/5/2019) hanya terlihat 2 pedagang saja di sisi timur Alun-alun Bojonegoro ini.

Salah satu pedagang piama baju daster, Keysa menuturkan, dirinya berangkat dari rumah di daerah Kauman, Bojonegoro sekitar pukul 05.00 WIB. Takut tidak dapat stan, maka ia putuskan untuk berangkat sepagi mungkin. Namun hingga pukul 06.00 WIB, yang biasanya ramai, ia mengaku hanya ada satu pedagang yang nyusul tepat di sampingnya.

"Biasanya itu kita mesti rebutan tempat, tapi Minggu ini malah tidak ada pedagang,"tuturnya kepada blokBojonegoro.com.

Mengenai suasana sepi pedagang ini, ia mengaku bersyukur. Selain tidak harus susah payah berebut tempat, masyarakat yang CFD juga bisa leluasa melihat daganganya. Sedikit saingan, karena hanya jualanya yang buka stan di sisi timur alun-alun.

"Memang tidak ada niatan libur, mengisi waktu sambil jualan lumayan dapat penghasilan daripada bengong di rumah.,"ungkapnya sambil tersenyum

Sementara Wiwin, warga asli Balen yang berjualan produk-produk herbal dari salah satu perusahan di Jogja menjelaskan, tidak ada alasan untuk tidak jualan. "Bekerja itu totalitas, tidak mengenal kompromi. Harus disiplin dan tetap berusaha dengan keras."ujar perempuan yang pernah menjadi pegawai di salah satu bank ini. [fin/ito]

Tag : cfd, ramadan, alun-alun, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat