09:00 . Sekolah Bengawan Solo Ajarkan Siswa Sayangi Alam   |   08:00 . Bupati Resmikan Taman Lokomotif dan Senam Produktif Bersama   |   18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |   17:00 . FKMB UINSA Kembangkan Potensi Desa Melalui Bakmas   |   16:00 . Nyentrik, Polisi Ramah Dikenal Kumisnya   |   15:00 . Boromania Beri Waktu Manajemen Persibo Beri Kepastian   |   14:00 . Pendekar Velg Super Jago   |   13:00 . Sama-sama Naik, ini Harga Jual dan Buyback   |   12:00 . Meski Selesai Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Balik   |   11:00 . PWI Bojonegoro Gelar Lomba Menulis Potensi Desa   |   10:00 . Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan 3 Rumah Baru untuk Korban Puting Beliung   |   09:00 . ABC Kampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Desa Setren   |   08:00 . Ular Besar Diamankan di Lingkungan Warga Kota Bojonegoro   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |  
Fri, 24 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 12 May 2019 10:00

Meskipun Sepi, Pedagang ini Tetap Bejualan di CFD

Meskipun Sepi, Pedagang ini Tetap Bejualan di CFD

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Car Free Day (CFD) di Bojonegoro kali ini terlihat berbeda dari biasanya. Jika biasanya banyak pedagang yang berjubel, bahkan sampai berebut tempat stan, pagi ini, Minggu (12/5/2019) hanya terlihat 2 pedagang saja di sisi timur Alun-alun Bojonegoro ini.

Salah satu pedagang piama baju daster, Keysa menuturkan, dirinya berangkat dari rumah di daerah Kauman, Bojonegoro sekitar pukul 05.00 WIB. Takut tidak dapat stan, maka ia putuskan untuk berangkat sepagi mungkin. Namun hingga pukul 06.00 WIB, yang biasanya ramai, ia mengaku hanya ada satu pedagang yang nyusul tepat di sampingnya.

"Biasanya itu kita mesti rebutan tempat, tapi Minggu ini malah tidak ada pedagang,"tuturnya kepada blokBojonegoro.com.

Mengenai suasana sepi pedagang ini, ia mengaku bersyukur. Selain tidak harus susah payah berebut tempat, masyarakat yang CFD juga bisa leluasa melihat daganganya. Sedikit saingan, karena hanya jualanya yang buka stan di sisi timur alun-alun.

"Memang tidak ada niatan libur, mengisi waktu sambil jualan lumayan dapat penghasilan daripada bengong di rumah.,"ungkapnya sambil tersenyum

Sementara Wiwin, warga asli Balen yang berjualan produk-produk herbal dari salah satu perusahan di Jogja menjelaskan, tidak ada alasan untuk tidak jualan. "Bekerja itu totalitas, tidak mengenal kompromi. Harus disiplin dan tetap berusaha dengan keras."ujar perempuan yang pernah menjadi pegawai di salah satu bank ini. [fin/ito]

Tag : cfd, ramadan, alun-alun, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat