07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |   15:00 . Anggaran Bantuan 33 Panti Asuhan Capai Rp770 Juta   |   14:00 . DPMD: Bantuan DAK Lulusan SMA/MA 2019 Belum Jelas   |   13:30 . Emas Catur dari Refita   |   13:00 . Perkuat Mental, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Akan Gandeng Brimob   |   12:00 . Ngontel Kedua, Dulu Pernah Bertemu Gus Dur   |   11:30 . Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |   11:00 . Yes..! Refita Asal Bojonegoro Sabet Emas   |   10:00 . Nadzar, Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 May 2019 08:00

Jelang Lebaran, Waspada Peredaran Uang Palsu

Jelang Lebaran, Waspada Peredaran Uang Palsu *Foto jasa tukar uang baru di pinggir jalan.

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Pasca beredar video viral penangkapan pelaku pengedar uang palsu (upal) di Cilegon, Jawa Barat beberapa hari lalu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengingatkan potensi peredaran uang palsu jelang Lebaran 2019.

Masyarakat diimbau tidak menggunakan layanan penukaran uang di luar perbankan lantaran rawan dipalsukan. Ary sapaan akrabnya mengatakan, jasa penukaran uang baru di tepi jalan menjelang lebaran sangat konvensional.

Penyedia jasa hanya membawa uang baru tersebut dalam pecahan tertentu yang dibungkus plastik bening. Mereka tidak menyediakan detektor uang palsu. Di sisi lain, si penukar uang juga bisa membawa uang palsu untuk ditukarkan dengan pecahan lebih kecil.

“Mereka kan tidak tahu kalau ada yang mau tukar ternyata uang yang dibawanya palsu. Kelihatannya untung karena ada yang tukar, ternyata ditukar dengan palsu. Gimana mau ngecek? Yang rugi kan masyarakat sendiri,” tegas Kapolres.

Atas dasar itulah, Kapolres mengimbau masyarakat untuk menukar uang baru pecahan tertentu menggunakan jasa perbankan. Biasanya sejumlah bank akan membuka layanan khusus penukaran uang baru mendekati Idul Fitri.

Dengan begitu resiko peredaran uang palsu dapat ditekan, keamanan juga terjamin. Masyarakat juga diharapkan lebih teliti saat menukarkan uang dengan menggunakan tiga hal yakni dilihat, diraba dan diterawang. Bila perlu menggunakan alat bantu pengecekan uang semacam ultraviolet.[oel/mu]

Tag : uang palsu, peredaran uang palsu, upal, penukaran uang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more