22:00 . Kalianyar Tidak Termasuk Pemberhentian, Bus Langsung ke Terminal   |   19:00 . Pemkab Siapkan 14 Titik Pemberhentian Bus   |   18:00 . BPBD Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Pedagang Kantin Sekolah   |   17:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, PAC Pagar Nusa Balen Semprot Disinfektan Massal   |   16:00 . ODP di Bojonegoro Turun 1 Angka   |   15:00 . Banjir Kepohbaru, 40 Hektar Sawah Siap Panen Terendam   |   13:00 . 2 Korban Tenggelam Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo   |   12:00 . PA Batasi Semua Pelayanan Selama Pandemi Covid-19   |   11:00 . Petugas Gabungan Patroli Bubarkan Kerumunan   |   10:00 . Tren Air Bengawan Solo Naik Cukup Cepat   |   09:00 . Efek Corona Omzet Pedagang Jamu Tradisional dan Rempah Meroket   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 4 April   |   07:00 . Baru Selesai Belanja, Ini Tips agar Bahan Makanan Keluarga Terhindar dari Corona   |   06:00 . Selamat Jalan, Pak Armin...   |   21:00 . Kawal Dana di Desa, Siagakan Ribuan Relawan   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 15 May 2019 18:00

Rezeki Penjual Gorengan, Omzet Meningkat Dua Kali Lipat Saat Ramadan

Rezeki Penjual Gorengan, Omzet Meningkat Dua Kali Lipat Saat Ramadan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Bulan suci Ramadan merupakan berkah bagi seluruh umat muslim, hal tersebut dirasakan oleh berbagai kalangan, salah satunya penjual gorengan yang mengaku meraup untuk dua kali lipat.

Salah satunya Siti Aminah, pedagang gorengan yang berjualan di trotorar Jalan Raya Sumberrejo. Ia mengaku, setiap memasuki bulan Ramadan hasil dari penjualan gorengannya laris manis dan meraup keuntungan yang cukup besar dari bulan biasanya.

"Alhamdulillah, Ramadan menjadi berkah buat saya. Karena penjualan gorengan meningkat dan laris manis," ungkapnya dengan bersemangat.

Menurutnya, gorengan yang paling banyak dibeli masyarakat saat Ramadan adalah bakwan, tempe dan tahu. Harga yang ditawarkannya pun cukup terjangkau, yakni Rp500 perak ber buahnya.

"Biasanya orang membeli selain untuk takjil dan buka puasa, mereka juga membeli untuk konsumsi tadarus. Maka dari itu selama Ramadan saya tutup lebih malam, karena masik banyak pembeli setelah usai salat tarawih," tandasnya, Selasa (15/5/2019) malam.

Hal yang sama juga diungkap oleh pedagang gorengan lainnya, Farida. Wanita yang sehari-harinya berdagang di Taman Lambau Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo ini, juga mengaku meraup untung dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

Ia juga mengaku, selama Bulan Ramadan dirinya banyak melayani permintaan khusus dari berbagai pihak. Mulai dari acara buat buka bersama, keluarga bahkan ada yang memesan melalui ojek aplikasi.

"Berkah Ramadan, hari biasanya saya cuma meraup untung Rp 300 ribu, kalau puasa dan ramai begini bisa mencapai Rp 500 ribu," kata wanita satu anak ini kepada blokBojonegoro. [lin/lis]

 

Tag : gorengan, omzet


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat