08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |   08:00 . 100 Perempuan Bojonegoro Dilatih Menjadi Perajut   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 18 May 2019 09:00

300 Berkas Santunan Kematian Dikembalikan

300 Berkas Santunan Kematian Dikembalikan

Kontributor: Mokhamad Arifin 

blokBojonegoro.com - Sebanyak 300 berkas pengajuan untuk mendapatkan bantuan dana kematian dikembalikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) sebagai leading sektor program tersebut.

Pengembalian berkas tersebut dikarenakan banyaknya berkas yang diajukan kurang sesuai. Terdapat 3 kesalahan berkas yang paling sering, yaitu berkas kurang lengkap, adanya ahli waris yang dinyatakan oleh kepala desa dan keaslian berkas. 

"Masyarakat banyak yang hanya mengumpulkan rangkap foto kopi, padahal seharusnya berkas aslinya bertanda tangan dan stempel basah, sekaligus foto kopy,"jelas Kabag Kesra Setda Bojonegoro, Sahari.

Saat ini, lanjut Sahari terdapat 1.000 berkas yang sudah masuk di bagian kesra. Sebanyak 300 dikembalikan karena masih bermasalah, kemudian 566 masih diproses, 134 sudah akan pencairan. Sedangkan selama program ini dijalankan, sedikitnya sudah ada 34 masyarakat yang menerima santunan kematian dari Pemkab Bojonegoro. 

"Dalam program ini tidak ada kuota, siapa saja boleh mengajukan asal memenuhi persyaratan."ujarnya kepada blokBojonegoro.com 

Sementara saat disinggung tentang lambatnya pencairan yang semestinya dapat dicairkan maksimal 2 minggu ini, ia menyampaikan selain Kelengkapan berkas juga sempat adanya surat edaran (SE) dari KPK, sehingga dana santunan sebesar Rp2,5 juta untuk sementara belum boleh disalurkan.

"Dengan adanya santunan kematian ini, kami berharap masyarakat miskin di Bojonegoro bisa terbantu semua kebutuhan kematian keluarga mereka,"pungkasnya. [fin/lis]

Tag : santunan, berkas

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat