08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |   08:00 . 100 Perempuan Bojonegoro Dilatih Menjadi Perajut   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 18 May 2019 21:00

40 Orang Pelaku Koperasi Ikuti Penguatan Kapasitas

40 Orang Pelaku Koperasi Ikuti Penguatan Kapasitas

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Sekitar 40 orang menghadiri pelatihan Penguatan Kapasitas Untuk Pengelola dan Staff Koperasi di Pusat Inkubasi Bisnis (PIB), Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Sabtu (18/05/19). Kegiatan
yang didukung oleh operator Lapangan Migas Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro, Elza D. Agustina.

Dalam kesempatan itu, Elza menyampaikan, Pemerintah akan selalu mendukung koperasi, khususnya untuk penguatan kelembagaan, pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha koperasi.

"Saya turut mengapresiasi EMCL yang peduli akan pengembangan koperasi di sekitar wilayah operasinya” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro, Elza D. Agustina.

Menurutnya, Untuk terus menjaga keberlangsungan koperasi agar tetap sehat tentunya tidak mudah, dibutuhkan sumber daya manusia yang mampu mendongkrak keberhasilan koperasi melalui pengelolaan yang baik.

“Total ada 1.267 usaha koperasi di Bojonegoro, 60 persen di antaranya sehat dan aktif,” tambah Elza.

Melalui kegiatan ini para peserta dibekali materi terkait manajemen kelembagaan koperasi, manajemen SDM koperasi, strategi penanganan kredit macet hingga strategi pengembangan organisasi.

Salah satu peserta asal Desa Mojodelik yang tergabung dalam Koperasi Pemuda Mandiri, Emi mengaku, termotivasi untuk berpikiri secara positif, diajak untuk menyampaikan harapan dan mimpi.

"Sehingga kita jadi makin semangat,” ujar Emi.

Lain halnya dengan Rianti, peserta asal Tuban dari Koperasi Serba Usaha yang merasa bahwa pelatihan ini membantunya dalam teknis pelaporan dan pembukuan terkait koperasi. 

Community Development Supervisor EMCL, Beta Wicaksono mengatakan, sejak penyelesaian masa pengembangan proyek Banyu Urip lima tahun silam, empat koperasi dan Pusat Inkubasi Bisnis didirikan sebagai bentuk upaya penyediaan lapangan kerja berbasis ekonomi kerakyatan.

“Program pengembangan ekonomi melalui koperasi dan PIB ini adalah bagian program pendukung operasi EMCL. Harapannya, semoga keberhasilan program ini akan dirasakan masyarakat luas” pungkas Beta. [ito/lis]

Tag : emcl, koperasi, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat