17:00 . Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Balen Memakan Korban Jiwa   |   16:00 . Besok, Semua Operator Sekolah Ikuti Diklat Online   |   15:00 . Sutikno: Pembatalan Kebarangkatan Jamaah Haji Adalah Langkah Tepat   |   14:00 . Kepala SMA/SMK yang Ikut Hadir Pelantikan di Surabaya di Rapid Test   |   13:00 . Jamaah Haji Batal Berangkat, Petugas Haji Dibubarkan   |   12:00 . Pemohon SIM Ramai, Jasa Anti Gores Kebanjiran Rejeki   |   11:00 . Pasca Lebaran, Pemohon SIM Membludak   |   10:00 . AKP Iwan Hari Gantikan AKP Rifaldhy Sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro   |   09:00 . Pelaku Wisata di Bojonegoro Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Serbu....! Hanya 3 Hari Total Sport Ada Diskon Besar-Besaran   |   06:00 . Terus Melaju, Jalan Rigid Beton Mulai Digarap   |   22:00 . Wujudkan Layanan Cepat, 12 Instansi Taken MoU   |   21:00 . Kapolda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Covid-19 Bojonegoro   |   20:00 . BLT DD Tahap Kedua di Bojonegoro Mulai Cair   |   19:30 . 1 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh   |  
Wed, 03 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 18 May 2019 16:30

AMSI JATIM: Good Journalism Vs Hoax di Era Post Truth

AMSI JATIM: Good Journalism Vs Hoax di Era Post Truth

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Memperingati 2 tahun terbentuknya Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), pengurus wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Seminar Nasional bertajuk Media Siber: Good Journalism Vs Hoax di Era Post-TRUTH. Seminar dan Rakerwil diadakan di Hotel Harris, Surabaya, Sabtu (18/5/2019). Hadir membuka Rakerwil adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Elistianto M Dardak.

Ketua AMSI Jatim, Arief Rahman, menjelaskan organisasi ini muncul di tengah keprihatinan banyaknya informasi yang tidak terverifikasi, tidak akurat, dan berpotensi menjadi hoaks.

"Semua informasi palsu berpotensi memecah belah masyarakat, solusinya menurut kami (AMSI) adalah media yang menyebarkan informasi harus akurat, beretika dan bisa dipercaya," kata Arief Rahman.

AMSI, menurut Arief, saat ini bekerja keras di tengah pusaran hoaks. Salah satu caranya dengan menyamakan pola pikir pengelolaan dan penyampaian informasi untuk semua anggota AMSI yang berada di semua wilayah Jawa Timur. Gubernur Jatim, Emil Dardak, sebelum membuka acara mengungkapkan pengelolaan media siber mempunyai tantangan lebih berat.

"Sekarang ada kecenderungan orang menyukai judul-judul bombastis, miss leading, dan klik bait," jelas Emil.

Dia mengusulkan, AMSI, memberi edukasi kepada masyarakat terkait berita hoaks. Salah satunya dengan ide memberikan pengajaran kepada seluruh siswa SMA sederajat di Jawa Timur. Usul yang lain, adalah berupaya memoderasi semua komentar-komentar pembaca baik di kolom komentar website berita ataupun akun media sosial.

"Karena saya melihat di kolom komentar berita banyak ungkapan negatif yang bisa menjurus pada perpecahan," tandas mantan Bupati Trenggalek ini. [ali/ito]

Tag : amsi, jatim, media, siber


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat