16:00 . Rumah Akikah di Desa ini, Satu Bulan Sembelih Kambing Sampai 170 Ekor   |   15:00 . Usulkan 1000 Formasi, 615 untuk CPNS dan 385 PPPK   |   14:00 . Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Anggarkan 18 Milyar untuk Santunan Kematian   |   13:00 . Warga Ngumpakdalem Gotong Royong Bangunkan Rumah untuk Disabilitas   |   12:00 . BUMDES Lohjinawe Sarangan Perkuat Ekonomi Desa Melalui UMKM   |   11:00 . 190 KM Jalan Cor dan 20 KM Jalan Aspal Bakal Dibangun Tahun Ini   |   10:00 . Santunan Korban Catat Tetap Jasa Raharja 2020 Menurun   |   09:00 . Tingkatkan Layanan Masyarakat, Kesra Gunakan Aplikasi SANDUK   |   07:00 . Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!   |   06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   05:00 . 21 Sembuh, Tambahan 23 Kasus di Bojonegoro dan 1 Meninggal   |   23:00 . Gandeng Kantor Pos, RSUD Bojonegoro Luncurkan Layanan Antar Obat   |   22:00 . Inilah Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro   |   21:00 . Warga Ngrejeng Purwosari Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Gandong   |   20:00 . 30 Pasangan Mesum Terjaring Razia, 1 Pelajar Hamil 2 Bulan   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

AMSI JATIM: Good Journalism Vs Hoax di Era Post Truth

blokbojonegoro.com | Saturday, 18 May 2019 16:30

AMSI JATIM: Good Journalism Vs Hoax di Era Post Truth

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Memperingati 2 tahun terbentuknya Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), pengurus wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Seminar Nasional bertajuk Media Siber: Good Journalism Vs Hoax di Era Post-TRUTH. Seminar dan Rakerwil diadakan di Hotel Harris, Surabaya, Sabtu (18/5/2019). Hadir membuka Rakerwil adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Elistianto M Dardak.

Ketua AMSI Jatim, Arief Rahman, menjelaskan organisasi ini muncul di tengah keprihatinan banyaknya informasi yang tidak terverifikasi, tidak akurat, dan berpotensi menjadi hoaks.

"Semua informasi palsu berpotensi memecah belah masyarakat, solusinya menurut kami (AMSI) adalah media yang menyebarkan informasi harus akurat, beretika dan bisa dipercaya," kata Arief Rahman.

AMSI, menurut Arief, saat ini bekerja keras di tengah pusaran hoaks. Salah satu caranya dengan menyamakan pola pikir pengelolaan dan penyampaian informasi untuk semua anggota AMSI yang berada di semua wilayah Jawa Timur. Gubernur Jatim, Emil Dardak, sebelum membuka acara mengungkapkan pengelolaan media siber mempunyai tantangan lebih berat.

"Sekarang ada kecenderungan orang menyukai judul-judul bombastis, miss leading, dan klik bait," jelas Emil.

Dia mengusulkan, AMSI, memberi edukasi kepada masyarakat terkait berita hoaks. Salah satunya dengan ide memberikan pengajaran kepada seluruh siswa SMA sederajat di Jawa Timur. Usul yang lain, adalah berupaya memoderasi semua komentar-komentar pembaca baik di kolom komentar website berita ataupun akun media sosial.

"Karena saya melihat di kolom komentar berita banyak ungkapan negatif yang bisa menjurus pada perpecahan," tandas mantan Bupati Trenggalek ini. [ali/ito]

Tag : amsi, jatim, media, siber


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat