17:00 . Harga Logam Mulia, Hari Ini Dibuka Naik Rp 2.000 per Gram   |   16:00 . Sanksi Penunggak BPJS Kesehatan, Tak Bisa Mengurus Pelayanan Publik   |   15:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Libatkan Stekholder Latih PKDB   |   14:00 . 2.700 Pendaftar CPNS Sudah Tentukan Formasi Pilihannya   |   13:00 . Kodim Bojonegoro Gelar Lomba Menjahit Disabilitas   |   12:00 . Tingkatkan Kecerdasan Motorik Anak Melalui Baby Spa   |   11:00 . 4 Proyek Strategis Hulu Migas di Jabanusa ini Diharapkan Sesuai Jadwal   |   10:00 . Sisi Lain Bisnis Pet Shop, Merawat Hewan Peliharaan Seperti Anak Sendiri   |   09:00 . Gagal Lelang, Hingga Kini Pembagian Seragam Gratis SMA/SMK Belum Jelas   |   08:00 . Dinsos Anggarkan Bantuan Bagi 500 Penyandang Disabilitas Berat   |   07:00 . Mimpi Basah di Tempat Umum Punya 2 Arti, Ini dan Itu....   |   06:00 . Asyik..! Family Gathering Kampus Ungu di Jogja   |   22:00 . Tingkatkan Kepuasan Pelayanan, Satlantas Polres Bojonegoro Resmikan Gedung Baru   |   21:00 . Sebelum Injeksi Sumur, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Gelar Sosialisasi   |   20:00 . Air Tidak Keluar, Warga Desa Ini Kompak Turunkan Mesin Pompa Air   |  
Wed, 20 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 20 May 2019 19:00

Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power

Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power

Kontributor: Mokhamad Arifin 

blokBojonegoro.com - Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), sejumlah mahasiswa yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Cipayung Bojonegoro menggelar aksi deklarasi di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, Senin (20/5/2019) siang. 

Dengan mengusung tema "Menjaga NKRI dalam Berdemokrasi", sebanyak kurang lebih 50 mahasiswa dari GMNI, HMI dan PMII Bojonegoro serantak mendatangi dan  berorasi di Kantor KPU setempat. Sebelumnya, aksi deklarasi dijadwalkan akan dimulai pukul 13.00 WIB, namun sampai pukul 14.15 WIB orasi baru dimulai. 

Ketua umum GMNI, Oscar Pekajangga dalam orasinya menyatakan sikap penolakan terhadap isu "people power" yang digaungkan elit politik di Jakarta. Deklarasi berkaitan dengan pergolakan situasi Nasional yang mengganggu stabilitas bangsa. Isu sistem demokrasi, bertepatan dengan hari kebangkitan bangsa, maka adanya people power mesti ditolak karena akan mendelegitimasi KPU. 

"Kami mendukung KPU untuk menyelesaikan pemilu hingga 22 Mei ke depan," katanya menggebu. 

Setelah bergantian berorasi di depan Gedung KPU, peserta aksi meminta agar bisa masuk untuk mediasi bersama-sama Komisioner dari KPU Bojonegoro. Berhubung ketua KPU, M. Abdim Munib sedang ada undangan di Surabaya, maka mahasiswa disambut oleh Drs. H.A. Khudlori dari Divisi Hukum dan Pengawasan.

"Tidak apa-apa, kami apresiasi deklarasi mahasiswa Aliansi Cipayung Bojonegoro. Hal ini menunjukkan kepedulian dan perhatian mahasiswa terhadap kondisi sosial Bangsa," tutur Khudlori saat menyambut duduk para mahasiswa.

Kegiatan sore ini, lanjut Khudlori nantinya akan disampaikan kepada KPU Pusat, bahwa bertepatan dengan Harkitnas, Cipayung Bojonegoro telah melaksanakan aksi deklarasi di depan Gedung KPUD Bojonegoro menuntut penolakan aksi people power yang inkonstitusional dan dukunganya kepada pihak KPU.  [fin/lis]

Sedangkan pernyataan deklarasi dibacakan oleh Ketua Umum PMII, M. Nur Khayan did alam aula pertemuan dengan 5 poin berikut ini:

1. Mendukung KPU untuk menyelesaikan tahapan pemilu tahun 2019

2. Mengecam segala tindakan yang mendelegitimasi hasil prmilu

3. Mengucapkan belasungkawa kepada pahlawan demokrasi yang gugur pada pemilu tahun 2019

4. Menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing isu yang memecah belah bangsa

5. Mendukung aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas bangsa

Tag : aksi, people power

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat