19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 23 May 2019 10:00

Medsos Eror, Pedagang Online Mengeluh

Medsos Eror, Pedagang Online Mengeluh

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Aplikasi persesanan dan media sosial kembali mengalami _down_ atau error sejak kemarin Rabu (22/5/2019) hingga sekarang. Diketahui, Aplikasi Facebook, WhatsApp dan Instagram tidak bisa diakses sejak sejak Rabu kemarin sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun, ini bukan kali pertama WhatsApp dan Facebook mengalami gangguan atau error. Selain itu, Instagram juga dikabarkan mengalami kebocoran alamat email, dan info lainnya. Seperti bio, gambar profil, jumlah _followers_ dan lainnya dari beberapa influencer.

Hal tersebut dikeluhkan oleh beberapa penjual online, salah satunya Nafa Latifa, seorang mahasiswa yang berjualan kosmetik dan obat herbal melalui akun media sosial. Ia mengaku sangat terganggu dengan media sosial yang mengalami _down_ sejak kemarin, hal tersebut rupanya juga berdampak terhadap penjualannya kepada konsumen.

"Kemarin sempat bingung ketika mau posting beberapa dagangan melalui WhatsApp dan Facebook, karena kedua aplikasi tersebut tidak bisa diakses. Sehingga saya tidak dapat melakukan rutinitas berjualan online seperti biasanya," ungkap Nafa, Kamis (23/5/2019).

Hal senada juga dirasakan oleh Intan, penjual baju di Pasar Kecamatan Baureno yang jug sering menjual dengan cara memposting barang dagangannya melalui story WhatsApp. Dikatakan oleh Intan sapaan akrabnya, ia mengaku kuwalahan ketika WhatsApp eror kemarin. Banyak dagangan yang ingin segera diambil oleh pelanggannya terpaksa ditunda.

"Saya berharap sosmed dapat segera normal kembali, meskipun ada beberapa aplikasi yang dapat menangkal ke erroran ini, namun masih saja sulit digunakan, tidak seperti biasanya," harap remaja asal Desa Ngemplak Kecamatan Baureno tersebut. [lin/lis]

Tag : medsos, eror


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat