13:00 . Tokoh Intelektual Banyak Dilahirkan Dari Ma'arif   |   12:00 . Target Sapu Bersih, ini Jadwal Persibo Putaran ke Dua   |   11:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Gelar Pemilu Raya Ala Pilpres   |   09:00 . Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan   |   08:00 . Prioritas Berdayakan Kader, Advokasi Kebijakan   |   07:00 . 5 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak yang Suka Memukul   |   18:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Tandatangani Komitmen Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak   |   16:00 . Berikut Hasil Rekonsiliasi terkait IMB Pasar Ngampel   |   15:00 . Lupa Matikan LPG Usai Masak, 3 Rumah Warga Kedungadem Terbakar   |   11:00 . Bojonegoro Memiliki Kesamaan dengan 5 Kota Kreatif di Dunia   |   10:00 . Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru   |   09:00 . BMKG Memprediksi Musim Kemarau dan Hujan Akan Mundur   |   08:00 . Bojonegoro Menuju Kota Kreatif   |   07:00 . 7 Saran yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Anak Gagap Bicara   |   06:00 . Ribuan Warga Tumpah Ruah Dalam Kemeriahan Senam Gojo   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 24 May 2019 11:00

Dapurane Tia, Wisata Kuliner Kedungadem

Dapurane Tia, Wisata Kuliner Kedungadem

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Keberhakan bulan suci Ramadan sangat dirasakan oleh para pedagang, terutama pedagang makanan dan minuman. Selain tingkat konsumtif yang meningkat, masyarakat biasanya juga memiliki kriteria tersendiri untuk menikmati kuliner saat buka puasa, baik rasa maupun konsep tempat yang ditawarkan.

Di Kecamatan Kedungadem, terdapat salah satu warung yang menyuguhkan konsep menarik. "Dapurane Tia", dikonsep menggunakan material dari kontainer, minimalis dan millenialis selalu menjadi jujukan saat berbuka puasa. Bukan hanya dari anak muda, warung ini juga kerap dikunjungi satu keluarga untuk buka bersama.

"Bisa dijadikan alternatif kuliner masyarakat sini, jadi Kecamatan Kedungadem kan juga jauh dari Kota Bojonegoro," tutur owner Dapurane Tia, Ristia Afifi.

Konsep kontainer ini, Tia menjelaskan karena terinspirasi dari berbagai macam konsep kuliner di kota yang ia kunjungi. Berhubung di Kecamatan Kedungadem belum ada, maka ia berfikir kenapa tidak menerapkan konsep serupa di tempatnya tinggal. Ternyata idenya itu berhasil, dan saat ini rata-rata jumlah pengunjung setiap hari bisa mencapai 80 hingga 100 orang.

"Pada dasarnya memang suka kuliner, jadi ya bisnisnya juga kuliner," jelasnya

Menu yang ditawarkan warung "Dapurane Tia" juga beragam. Cukup dengan haraga Rp10 ribu sampai Rp15 ribu, masyarakat Kedungadem bisa menikmati kuliner ini. Dari bisnis ini, warung "Dapurane Tia" bisa meraup keuntungan hingga Rp2 juta setiap harinya.

"Menu spesialnya ayam krispi penyet sama pizza. Sedangkan saat ramadan, kita biasa membuat asinan Bogor, " ujarnya kepada blokBojonegoro.com .

Sedangkan menurut salah satu pengunjung, Chinkya Handriana dari Desa Drokilo, Kedungadem mengatakan, selain konsep, rasa masakan juga mendapatkan acungan jempol. Menu yang paling disukainya yaitu ayam krispi penyet atau istilah lain dari ayam geprek.

"Tidak perlu jauh-jauh ke Kota Bojonegoro, di Kecamatan Kedungadem kita juga bisa menikmati konsep yang asik ini,"pungkas Chinkya. [fin/ito]

Tag : Dapurane, kia, kedungadem, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat