09:00 . UNUGIRI Bojonegoro Wisuda Perdana di Hotel Berbintang   |   08:00 . Rayakan Kemerdekaan, Energi Membangun Negeri   |   07:00 . Cara Hadapi Anak yang Merengek Minta Jajan   |   20:00 . Kekompakan Bersama Wujud Warga Produktif   |   19:00 . Sumsel Terpikat Penyelamatan Aset Ala Jaksa Surabaya   |   18:00 . Meriah, Pesta Rakyat di Balen Kenalkan Produk Lokal   |   17:00 . ExxonMobil Suplai Minyak Mentah Domestik ke Pertamina   |   15:00 . Kades Tersandung Masalah, DD Dua Desa Ini Terancam Tak Cair   |   14:00 . Diduga Gila, Warga Desa Padang Diamankan Satpol PP   |   13:00 . Guru Pukul Siswa, Sanksi Diserahkan Kepsek   |   12:00 . Peduli Lingkungan, Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Jum'at Bersih   |   11:00 . Bupati: Potensi Bojonegoro untuk Produksi Film   |   10:00 . Lahir Prematur, Tetap Bersyukur Ada JKN-KIS   |   09:00 . Celana/Rok PNS Berbahan Denim Diganti   |   08:00 . Banyak Dokter Buka Praktek di Sepanjang Jalan Ini   |  
Sat, 21 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 24 May 2019 12:00

Kesadaran Masyarakat Bojonegoro akan Sampah Masih Rendah?

Kesadaran Masyarakat Bojonegoro akan Sampah Masih Rendah?

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Kabupaten Bojonegoro, tahun 2018 setidaknya memiliki jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa dengan jumlah pasar sebanyak 79 pasar tradisional di seluruh kecamatan yang ada di Bojonegoro. Setiap hari, sampah yang dihasilkan mencapai 243 meter kubik.

Hal tersebut, selain menimbulkan tumbuhnya peluang usaha yang besar, perlu disadari juga bahwa masyarakat masih rendah dalam kesadaran membuang sampah. Apalagi, wilayah Bojonegoro banyak dialiri sungai maupun kali, sehingga memudahkan masyarakat membuang sampah sembarangan.

"Dari hal terkecil, masalah paling urgen di Bojonegoro yaitu kesadaran membuang sampah,"ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Nurul Azizah saat ditemui blokBojonegoro.com di ruanganya.

Sebagai contoh, lanjut Bu Nurul, terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Sukorejo, namun masyarakat bukan membuang sampah di dalam tong yang sudah disediakan, malah dibuang sembarangan di sekitar. Akibatnya, meskipun tersedia tempat pembuangan, sampah tetap berserakan.

"Belum lagi ditambah yang ada di kecamatan di Bojonegoro. Sekaligus juga yang ada dibantaran kali maupun bengawan,"tuturnya kepada blokBojonegoro.com

Selama ini, salah satu upaya yang terus dilakukan pihak DLH yaitu berupa pembentukan kader penggerak lingkungan yang terdiri dari anak sekolah, anak kampung hingga komunitas-komunitas yang memiliki tujuan sama. Melalui kader ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.

"Jika alam kita tetap lestari, anak cucu kita juga yang ikut menikmati,"pungkasnya. [fin/ito]

Tag : sampah, dlh, tps, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat