14:00 . Ratusan Pancing Penuhi Embung Tejo   |   13:00 . Pekan Madaris Kecamatan Kanor Sukses Digelar   |   12:00 . Muslimat-Fatayat NU Kanor Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa   |   11:00 . Entas Kemiskinan, Pembangunan 856 RTLH Digenjot   |   08:00 . Virginia dan Jawa Tetap Jadi Pilihan Petani Tembakau Bojonegoro   |   07:00 . Bolehkah Ibu Hamil Mengunyah Permen Karet?   |   20:30 . Meriahnya Pensi Pekan Madaris di Kanor   |   20:00 . UNUGIRI Bertekad Ciptakan SDM Terampil   |   19:00 . Dewan Pendidikan: Kekerasan di Lingkungan Sekolah Masih Kerap Terjadi   |   18:00 . Komitmen Ciptakan SRA di Bojonegoro Masih Minim?   |   17:00 . Bantu Pantau Lalu Lintas, Dishub Tambah Empat CCTV Rp360 Juta   |   16:00 . Lazisnu Bojonegoro Bantu Korban Kebakaran di Kedungadem   |   15:00 . Persibo Fokus Buru Pemain Tengah dan Belakang   |   14:00 . Diduga Selang Regulator LPG Bocor, Rumah di Desa Deru Hangus   |   13:00 . Tantangan Makin Berat, Wisudawan Harus Tetap di Jalan Amar Ma'ruf Nahi Munkar   |  
Sun, 22 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 25 May 2019 21:00

Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah

Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Gabungan Relawan dan Elemen Rakyat Cinta NKRI mengutuk gerakan petualang politik dengan mengatasnamakan rakyat dan agama tertentu.

Para petualang politik ini dinilai telah membangun narasi-narasi jahat, seakan-akan rakyat dan ummat agama tertentu mempertanyakan dan tidak percaya pada KPU, Bawaslu, aparat keamanan serta pemerintahan yang sah.

Gabungan Relawan dan Elemen Rakyat Cinta NKRI ini terdiri beberapa elemen masyarakat, di antaranya adalah Relawan Nelayan Tradisional (Layar) Jokowi, Kesatuan Buruh Marhaenis (KBM), Pakar Jokowi (Pak Jo), Badjo NKRI, Barisan Nasional (Barnas), Pemuda Demokrat, Pemuda Marhaen, SWS, Suara NKRI, Advokat Indonesia Maju, GRJ, GMNI dan Ksatria Airlangga.

Ketua Presidium Layar Jokowi, Sugeng Nugroho kepada wartawan di Kuliner Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim Surabaya, Sabtu (25/5/2019) mengatakan, pihaknya juga mengadakan tasyakuran secara sederhana atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil Real Count KPU yang diumumkan pada 21 Mei 2019 sebesar 55,50 persen (85.607.362 suara). Rivalnya, Prabowo-Sandi meraup 44,50 persen (68.650.239 suara).

"Kami mengutuk gerakan-gerakan petualang politik yang telah mengganggu ketentraman dan ketertiban serta merongrong kewibawaan lembaga-lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu, aparat keamaman serta pemerintah yang sah," tegasnya didampingi Ketua Ksatria Airlangga, Teguh Prihandoko.

Pihaknya juga mengutuk gerakan-gerakan petualang politik yang telah mempermalukan rakyat dan bangsa Indonesia yang sejatinya telah dewasa berdemokrasi menjadi seakan-akan tidak paham arti demokrasi dan negara hukum.

"Kami juga mendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla beserta jajarannya untuk secara hukum dan berdasarkan kewenangan yang dimiliki untuk menumpas para perusuh dan petualang-petualang politik yang ada di belakang mereka. Kami menuntut pertanggung jawaban secara moral, politik, ekonomi serta kerugian materil dan imateril yang diderita rakyat dan negara selama ini akibat provokasi dan anarki yang mereka lakukan," jelasnya.

Ketua Ksatria Airlangga, Teguh Prihandoko menambahkan, pihaknya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk melakukan rekonsiliasi pascapilpres demi keutuhan NKRI dan persatuan kesatuan bangsa.

"Kami harap untuk tidak mempercayai lagi segala ucapan dan tindakan dari para petualang politik yang nyata-nyata bekerjasama dengan kelompok-kelompok, tokoh-tokoh anti Pancasila dan anti NKRI, karena selama ini telah menipu rakyat dengan berbagai muslihat berkedok gerakan ultra nasionalis maupun agamis, padahal hanyalah gerakan adu domba yang tega mengorbankan rakyat," tuturnya.

Pihaknya juga mengimbau dan meminta dengan tegas kepada pemerintah dan aparat keamanan sebagai pemegang keadaulatan rakyat serta penjaga rakyat untuk segera membersihkan lembaga-lembaga pemerintah pusat dan daerah, departemen dan non departemen yang terindikasi, terafiliasi, berkonspirasi, terkontaminasi zat gerakan-gerakan radikalisme yang membahayakan NKRI.

Tag : relawan, nkri

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat