00:00 . Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk   |   23:00 . Ketua PBNU: Tak Harmonisnya Agama dan Budaya Penyebab Konflik Timur Tengah   |   22:30 . Di Kecamatan Gondang, 3 Rumah Roboh Disapu Angin Kencang   |   22:00 . Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk   |   21:30 . Ansor Sumberejo Berduka, Banser Terbaik Gugur   |   21:00 . Hujan Disertai Angin Kencang Landa 17 Desa di 4 Kecamatan   |   20:00 . Detik-detik Pohon Tumbang Hampir Timpa Kendaraan   |   19:30 . Dihantam Mobil, Warga Sambongrejo Meninggal Seketika   |   19:00 . Tangkal Paham Radikal, IAI-UNUGIRI Bumikan Islam Nusantara Melalui Seminar Nasional   |   18:30 . Dinding Pemkab Terkelupas dan Teras Taman Rajekwesi Ambruk   |   18:00 . Penampakan Gedung Pemkab, Pasca Disapu Angin   |   17:30 . Lagi, Hujan Disertai Angin Porak-porandakan Kota Bojonegoro   |   17:00 . Disapu Angin Gedung Pemda Kocar Kacir   |   11:00 . UKM Sinergi Belajar Jurnalis Bareng bB   |   10:00 . Berburu Sinyal di Atas Bukit   |  
Thu, 12 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 03 June 2019 17:30

Tipu Calon Perangkat, Kades Sraturejo Diamankan Polisi

Tipu Calon Perangkat, Kades Sraturejo Diamankan Polisi

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Baureno, SPYD (42), warga Dusun Bakalan Desa Sraturejo diamankan Polres Bojonegoro. Setelah pelaku dilaporkan para korbannya, karena melakukan penipuan dan penggelapan para calon perangkat desa.

"Tersangkan menawarkan diri menjanjikan kepada para korban untuk bisa meloloskan peserta calon perangkat desa," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli saat memimpin pres rilis, Senin (3/6/2019).

Menurut Kapolres Ary, aksi tersebut dilakukan pada 2017 saat pengisian perangkat desa serentak. Pelaku meminta para korbannya membayar sejumlah uang agar bisa lolos dalam seleksi perangkat desa. "Namun peserta yang dijanjikan, tidak lolos dan uang korban tidak dikembalikan," jelasnya.

Ada beberapa korban yang dimintai tersangka uang dengan pembayaran bertahap. Mulai bukti kwitansi Rp 20 juta, Rp 30 juta sampai Rp 50 juta dan semuanya kwitansi bermeterai. "Setiap korban dimintai sekitar 70 sampai 90 juta," ungkap Kapolres Ary.

Akibat kejadian tersebut seluruh korban mengalami kerugian total Rp 345 juta. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pasal 378 KUHP atau pasal 372 KUHP junto pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun kurungan penjara. [zid/ito]

Tag : kades, bojonegoro, baureno, sraturejo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat