06:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan   |   22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |   19:00 . Respon Instruksi Bupati, Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   18:00 . Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara   |   17:00 . Peduli Saat Social Distancing, Bagi-bagi Nasi Bungkus   |   16:00 . 10 Orang Selesai Pemantauan, 44 Orang Dinyatakan ODP   |   15:00 . Waspada Kecelakaan, Tambah 2 Palang Pintu KA di Kapas dan Kalitidu   |   14:00 . Suwarto: Kampung Lontong Lodeh Ditutup Sementara   |   13:00 . 18 Perjalanan Kereta Dibatalkan   |   12:00 . Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh   |   11:00 . Dampak Corona, Omzet Pedagang Lontong Lodeh Turun   |   10:00 . Pelantikan Kepala Desa Digelar Online di Masing-Masing Kecamatan   |   09:00 . Cegah Penyebaran Corona, Kapolres Bersama Bupati Sidak Pasar   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 07 June 2019 18:00

Arus Balik di Terminal A Rajekwesi Mulai Ramai H+3

Arus Balik di Terminal A Rajekwesi Mulai Ramai H+3

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Arus balik Lebaran Idulfitri 1440 H pada H+3 Jum at (7/6/2019) di Teminal Tipe A Rajekwesi, Kabupaten Bojonegoro, mulai ramai, meski terpantau belum membeludak. Kepadatan pemudik yang akan balik ke asalnya diprediksi pada hari Sabtu dan Minggu (8-9/6/12) mendatang seiring berakhirnya libur dan cuti pegawai.

Pemudik pejalan kaki mulai ramai memasuki Teminal Tipe A Rajekwesi pada Rabu (6/6/2019) kemarin. Rata-rata pemudik yang tiba di terminal berasal dari daerah Bojonegoro, Tuban maupun Blora yang hendak menuju Terminal Osowilangun Surabaya dan Terminal Bungurasih Sidoarjo. Para pemudik yang akan balik tersebut kebanyakan bekerja di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang dan Kota-Kota di Jawa Timur lainya.

''Saya kembali naik bus secara estafet, selain menghemat ongkos juga menikmati perjalanan,'' kata Jauhari (48), pria asal Padangan, Jum at (7/6/2019).

Ia lebih memilih balik ke tempat asalnya (Malang) lebih awal, karena khawatir ketika balik pada hari-hari terakhir libur dan cuti bersama pada hari Sabtu dan Minggu, akan terjadi kepadatan penumpang.

Keterangan yang diperoleh dari Terminal Rajekwesi, arus balik pada tahun ini terjadi sejak Rabu (5/6/2019) dengan jumlah 2.836 orang, walaupun sebagian besar masih didominasi oleh masyarakat yang berangkat bersilaturohim kerumah sanak keluarga. Sedangkan untuk data jumlah penumpang pada H+3 atau Jum at (7/6/2019) masih belum terdata.

Kepala Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro, Sentot Waluyo mengatakan, jumlah penumpang pada arus balik akan terus meningkat hingga puncaknya diperkirakan pada hari Sabtu dan Minggu. Prediksi tersebut berdasarkan cuti bersama dan libur lebaran tahun sebelumnya.

Ia menyebutkan data tahun lalu, jumlah penumpang pada arus balik di Terminal Rajekwesi pada H+4 mencapai 3.346 orang penumpang. "Kita prediksi puncak arus balik terjadi H+4 dan H+5," katanya.

Terpantau jumlah penumpang balik yang tiba di Terminal Rajekwesi dari Tuban, Blora atau masyarakat Bojonegoro sendiri untuk saat ini masih normal. Sedangkan kondisi bus antar kota antar provinsi terpantau aman dan lancar, belum terjadi kekurangan armada bus.[din/ito]

Tag : mudik, balik, lebaran


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat