13:00 . Dari Masker Bantu Ekonomi Tetangga   |   12:00 . Petakan Daerah Rawan Bencana, 18 Kecamatan Rawan Longsor dan 16 Banjir Bandang   |   11:00 . Dampak Pandemi, Pertumbuhan Kendaraan di Bojonegoro Lesu   |   10:00 . Begini Komentar Pelaku Usaha yang Mendapatkan BLT UMKM Tahap Pertama   |   09:00 . Inilah Warga yang Dapat Penghargaan di HJB 343 Termasuk Nakes Pencegahan Covid   |   08:00 . 307 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 300 Orang   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   06:00 . Digelar Berbeda Upcara Hari Jadi Bojonegoro Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   |   05:00 . Alhamdulillah, Hasil Testing 86% Negatif Covid 19   |   04:00 . 4 Orang Sembuh, 7 Baru dan 1 Orang Dinyatakan Meninggal   |   20:00 . KPK RI Enggan Berkomentar Terkait Gugatan PI Blok Cepu   |   19:00 . Rapikan Administrasi, Askab PSSI Manfaatkan Teknologi   |   18:30 . Isolasi di Rumah   |   18:00 . Alumni Stikes Rajekwesi Jadi Tenaga Kesehatan di Luar Negeri   |   17:30 . 3 Wajib Lawan Covid   |  
Wed, 21 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 08 June 2019 14:00

Ramadan 1440 H, Pedagang Peci Raup Keuntungan Berlipat

Ramadan 1440 H, Pedagang Peci Raup Keuntungan Berlipat

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Sejumlah pedagang peci mengaku meraup keuntuntungan signifikan karena tingginya permintaan selama bulan Ramadan 1440 Hijriah.

Salah seorang pedangang peci di pasar Kecamatan Baureno, Fadilah mengatakan, penjualan peci mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan hari biasa.

"Sejak awal Ramadhan penjualan peci cukup banyak dibanding hari biasa," beber Fadilah.

Ia mengatakan, peci yang dijualnya beragam motif mulai peci hitam polos atau peci nasional, model Turki, peci bulat, hingga peci haji. Harga yang ditawarkan juga beragam, mulai dari Rp20.000 hingga Rp50.000.

"Yang paling laris adalah peci nasional, namun beberapa model peci lain juga masih diminati oleh pembeli, seperti model bulat dan Turki," tandasnya.

Lucky, pedagang lain juga menyatakan pembeli meningkat derastis, kebanyakan dari mereka membeli peci nasional. Selain elegan saat dipakai, peci nasional juga bisa digunakan pada setiap acara apapun.

Ia juga menambahkan, meski penjualan meningkat dirinya enggan menaikan harga, pasalnya harga-harga peci telah standart, jika dinaikkan sedikit pembeli akan tahu dan menawar dengan harga yang lebih murah.

"Saya tidak menaikkan harga daganggan, yang penting terjual cukup untuk memenuhi kebutuhan saya dan keluarga," kata bapak satu putra tersebut kepada blokBojonegoro. [lin/ito]

Tag : penjual, pedagang, pecil, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat