10:00 . PC PMII Bojonegoro Ajak Pemkab Diskusi Masalah KPM   |   07:00 . 7 Cara Sederhana Memulai Pola Hidup Sehat   |   22:00 . PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati   |   21:00 . Dispora Buka Relawan Porprov Jawa Timur di Bojonegoro   |   20:00 . 9 Bakal Calon Kepala Desa Mundur, 2 Tak Lolos Administrasi   |   19:00 . TAB, Pemprov Gratiskan Seragam dan SPP untuk SMA-SMK?   |   18:00 . Jumlah DPT Pilkades Serentak Capai 428,437 Pemilih   |   17:00 . 270 Ahli Waris Menerima Dana Kematian dari Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Peternak Kerbau Beralih Sapi, inilah Faktornya   |   15:00 . Masa Kampanye, DPMD Berharap Cakades Tidak Profokatif   |   14:00 . 36 PNS di Bojonegoro Terima SK Pensiun   |   13:00 . Pemkab Targetkan Sertifikasi Aset - aset Pembelian Sejak 1997-2018   |   12:00 . Satu SMK di Bojonegoro Jadi Pilot Project Menko Perekonomian RI   |   11:00 . Populasi Kerbau di Bojonegoro Setiap Tahun Terus Menurun   |   10:00 . Walaupun Hasilnya Sama, Pilkades Hanya Digelar Satu Putaran   |  
Wed, 19 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 12 June 2019 07:00

Cara Meregangkan Otot Usai Perjalanan Jauh dan Banyak Aktivitas

Cara Meregangkan Otot Usai Perjalanan Jauh dan Banyak Aktivitas

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Setelah menempuh perjalanan jauh atau melakukan banyak aktivitas bisa membuat tubuh terasa pegal. Rasa pegal itu disebabkan oleh menegangnya otot-otot di tubuh terutama bagi yang jarang melakukan olahraga.

Ketika rasa pegal melanda tubuh Anda, hal yang perlu dilakukan adalah stretching atau peregangan otot. Menurut dr. Fienda Ferani Brata, stretching akan membuat otot yang kencang menjadi merenggang dan membuat rasa pegal berkurang.

“Bisa dengan melakukan cara; meninggikan kaki saat tubuh dalam posisi tiduran. Ini untuk menghindari penumpukan asam laktat,” ucap dr. Fienda saat dihubungi kumparan, Senin (10/6).

Asam laktat merupakan hasil metabolisme karbohidrat tanpa menggunakan oksigen. Penggunaan otot yang berlebihan dapat membuat penumpukan asam laktat. Risikonya, detak jantung meningkat dan membuat seseorang seakan kehabisan napas.

Melakukan pijatan ringan pada tubuh yang pegal juga disarankan dr. Fienda. Pijatan ringan berguna untuk melancarkan peredaran darah. “Hindari pijatan yang terlalu keras. Itu justru membuat badan menjadi lebih sakit,” katanya.

Selain pijatan, cara lain untuk mengurangi pegal adalah mandi dan istirahat yang cukup. Tubuh pegal karena otot yang tegang dapat rileks karena siraman air. dr. Fienda mengatakan, mandi dengan air dingin atau hangat untuk melancarkan peredaran darah.

Jika cara di atas tidak mengurangi rasa pegal pada tubuh Anda, sebaiknya Anda melakukan akupuntur dan fisioterapi.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more