20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 18 June 2019 13:00

Pemkab Targetkan Sertifikasi Aset - aset Pembelian Sejak 1997-2018

Pemkab Targetkan Sertifikasi  Aset - aset Pembelian Sejak 1997-2018

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Tanah asset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang tersebar di berbagai wilayah Bojonegoro, belum seluruhnya bersertifikat.

Untuk itu pada tahun 2019 ini, tanah asset tersebut akan diajukan ke Badan Pertanahaan Nasional (BPN) Bojonegoro untuk pengajuan pembuatan sertifikat. Pengajuan sertifikat tersebut sebagai upaya untuk mengantisipasi sengketa tanah, karena Idealnya semua bidang-bidang tanah yang dimiliki Pemkab itu mempunyai sertifikat. Namun sayangnya, belum semua bidang tanah milik Pemkab bersertifikat.

Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah kabupaten Bojonegoro, Yusnita Liasari, mengatakan, pada tahun 2019 ini, kita akan mengajukan sebanyak 40 sertifikat bidang tanah milik Pemkab ke BPN Bojonegoro.

"Pengajuan sertifikat ini, tentunya untuk kepentingan hak pakai serta menyangkut keberadaan legal formal aset Pemkab yang berupa tanah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti mengatakan sampai dengan bulan Juni tahun 2019, jumlah tanah pemkab yang sudah bersertifikat sebanyak 889 bidang dengan luas total 4.900.376, 79 M2 dengan total harga perolehan sebesar Rp. 1.431.399.526.468,00.

"Adapun jumlah tanah pemkab Bojonegoro yang sudah bersertifikat sampai saat ini mencapai 453 bidang dengan luas 1.397.586,50 M2 dengan total harga perolehan sebesar Rp. 229.122.347.080,00," paparnya.

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah melalui Kabag Humas Protokol Heru Sugiharto menyampaikan, Terkait aset pembelian tanah sejak 1997 sampai dengan tahun 2018 yg belum di urus sertifikatnya, Pemkab Bojonegoro untuk membuat team khusus dan segera mempercepat pensertifikatan aset aset pemkab Bojonegoro.

Dari puluhan tanah yang akan disertifikatkan itu, diantaranya :

  1. IPAL di Ledok kulon Kec Bojonegoro seluas 1.822 M2
  2. SD Leran Kecamatan Kalitidu seluas 774 M2
  3. Museum Samin di Kec. Margomulyo seluas 2.283 M2
  4. Kantor kecamatan Sugihwaras seluas 605 M2
  5. Rumah cagar buaday di Kec Padangan seluas 326 M2
  6. Kantor Kecamatan Bubulan seluas 3.875 M2
  7. SDN Karang Pacar Kec. Bojonegoro, seluas 767 M2
  8. TPS sampah Ngumpak Dalem kec. Dander , seluas 3.136 M2
  9. Kantor Camat dander seluas 1.250 M2
  10. Kantor kecamatan Kasiman seluas 3.385 M2
  11. Puskesmas Kepohbaru, seluas 5.180 M2
  12. Koramil Sekar, seluas 513 M2
  13. Pasar Sugihwaras, seluas 3.718 M2
  14. TPA sampah banjarsari, seluas 12.353 M2
  15. Puskesmas Temayang, seluas 3.500 M2

Tag : Aset, negara, Bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat