17:00 . Bengawan Solo Menghijau Penuh Eceng Gondok   |   16:00 . Agrowisata Belimbing Olah Belimbing Menjadi Kuliner Unik   |   15:00 . Petani Ngulanan Dander Panen Raya, Harga Gabah Tinggi   |   14:00 . Sejumlah Fasilitas Baru Dibangun Perlancar Lalu Lintas di Bojonegoro   |   13:00 . 31 Jembatan Jadi Tantangan Moving Alat Jumbo JTB   |   12:00 . Dishub Pasang Paku Marka di Jalan Protokol Bojonegoro   |   11:00 . Satu Alat Sampai Lokasi JTB, Masih ada 5 Lagi, Ini Jadwalnya   |   10:00 . Alat JTB Kedua Sampai di Jembatan Timbang Baureno   |   09:00 . Sempat Bikin Heboh, Alat Berat JTB Sampai Lokasi   |   08:00 . Desa Bondol Punya Sentra Produk Kayu Jati   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   22:00 . Cuaca Tidak Menentu Petani Ngambon Pasrah   |   21:00 . Hujan Angin, Kota Bojonegoro Berduka   |   20:00 . Para Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan Bangsa   |   19:00 . 5 Gapoktan di Ngambon Terima 9 Ton Benih Jagung Hibrida   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 24 June 2019 14:00

Semester Pertama, Gepeng Dominasi Pelanggar Ketertiban

Semester Pertama, Gepeng Dominasi Pelanggar Ketertiban

Kontributor: Mokhamad Arifin 

blokBojonegoro.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro dalam 6 bulan atau satu semester pertama tahun 2019 ini mencatat menindak sebanyak 90 pelanggaran di wilayah hukumnya. Dari jumlah tersebut, pelanggar didominasi oleh maraknya Anak Jalanan (Anjal) dan Gelandang Pengrmis (Gepeng) di sekitar Kota. 

Kabid ketentraman dan ketertiban umum (Kantribum) Satpol PP. Pemkab Bojonegoro, Sudari mengatakan, penyebab tingginya jumlah gepeng di Bojonegoro pada saat momen bulan puasa. Bulan suci yang dimanfaatkan umat islam untuk beribadah dimanfaatkan gepeng untuk mangkal di beberapa titik, alun-alun dan lampu merah di Bojonegoro.

"Sudah kita tertibkan terus menerus, bahkan setiap hari Satpol PP melakukan 3 kali patroli," katanya. 

Selama 4 bulan mulai Januari sampai April, terdata terdapat 21 anjal dan gepeng terjaring, sedangkan dalam waktu bulan puasa saja ada 24 gepeng dengan jumlah total 45 anjal dan gepeng yang diamankan. Selain itu, pelanggar terbanyak kedua dilakukan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung liar sebanyak 22 pelanggar.

Para PKL dan Gepeng ditertibkan karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 15 Tahun 2015 Bab 3 tentang tertib jalur hijau, taman dan tempat umum. Untuk PKL, sanksi paling berat dilakukan penyitaan dagangan, sedangkan untuk gepeng langsung diserahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro.

"Bagi anak punk dan gepeng, kita serahkan kepada Dinsos untuk dibina dan dikembalikan ke rumah orang tua mereka,"imbuh Sudari.

Sementara pelanggar lain selama satu semester ini yaitu terdapat 9 penertiban anak bolos sekolah, 13 Warung Tengah Sawah (WTS) atau asusila, 3 penertiban kos-kosan, 7 tidak membawa kartu identitas atau KTP dan 1 penutupan warung karaoke yang beroperasi saat Ramadan. [fin/lis]

 

Tag : gepeng, satpol


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat