20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 26 June 2019 22:00

EMCL dan PJI Dorong Generasi Muda Ciptakan Peluang Ekonomi Melalui Kewirausahaan

EMCL dan PJI Dorong Generasi Muda Ciptakan Peluang Ekonomi Melalui Kewirausahaan

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pelajar dari empat SMA dan SMK dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora bersaing menunjukan kepiawaian berbisnis dalam kegiatan Regional Student Company Competition 2019, yang diselenggarakan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Rabu (26/6/19).

Dalam kompetisi kewirausahaan ini, para pelajar mempresentasikan pencapaian usaha serta memamerkan produk inovasi dari bisnis yang dijalankan disekolah. Keempat sekolah tersebut adalah SMAN 2 Bojonegoro, SMKN Purwosari, SMAN 1 Tuban dan SMK Migas Cepu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari progam edukasi student company (Perusahaan Siswa) yang digagas untuk mendorong kemampuan generasi muda menciptakan peluang ekonomi melalui kewirausahaan. Para pelajar sebelumnya telah dibina untuk mengoprasikan sebuah perusahaan di sekolah masing-masing selama enam bulan.

"Dengan memberikan pengalaman mengelola usaha, diharapkan para pelajar mendapatkan wawasan yang komprehensif mengenai bisnis," ungkap Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner.

Para pelajar tidak hanya menyusun setrategi bisnis saja, tetapi juga dapat merasakan dan memahami secara langsung dinamika perusahaan dan berbagi resiko yang terjadi dari setiap keputusan bisnis. Selain itu, setiap individu memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan potensi diri mereka dalam berwirausaha.

Bisnis yang dibuat oleh para pelajar Bojonegoro, Tuban, dan Blora mengindikasikan pencapaian usaha yang positif. Dengan produk berkualitas yang mampu bersaing dipasar, mereka berhasil mengumpulkan omzet penjualan lebih dari 16 juta selama 3 bulan beroprasi.

"SMAN 2 Bojonegoro mendirikan VOA SC dengan produk 'Moa-Moa' pengharum serbaguna untuk mobil, sepatu, helm dan lemari yang terbuat dari arang. Sedangkan SMKN Purwosari mendirikan Little Best SC dengan produk 'Sari Batik' tas dan aneka aksesoris yang memanfaatkan limbah kain batik khas Bojonegoro," lanjut Robert Gardiner.

Untuk SMAN 1 Tuban mendirikan Sacovation SC dengan Produk 'Sacovalish' semir spatu berbahan baku limbah pewarna batik gendong Tuban. Terkahir, SMK Migas Cepu mendirikan Migasco SC dengan Produk 'd'BGZ', sepatu, sliper dan totebag dari olahan pelepah pisang.

Dalam perlombaan tersebut Pelajar SMAN 1 Tuban berhasil menjadi pemenang dengan meraih penghargaan terbaik sebagai “The Best Student Company” dalam kegiatan Regional Student Company Competition 2019. Para Pelajar yang mendirikan Sacovation SC ini menyisihkan tiga sekolah lainnya dan akan mewakili Bojonegoro, Tuban dan Blora untuk bertarung dalam kompetisi bisnis tingkat Nasional, Indonesia Student Company Competition 2019, yang akan digelar di Jakarta pada Agustus mendatang.

Sementara itu Sigit Wibowo Wagito, selaku Regulatory Affairs Manager South Asia Pasific Exxonmobil Lubricants Indonesia menambahkan, acara ini menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kewirausahaan sejak dini bagi anak-anak sekolah, khususnya kelas 10. Progam ini sebenarnya tidak sebentar, melainkan berkesinambungan.

"Kita ingin melihat apa yang mereka rintis apakah bisa berjalan atau tidak," jelasnya.

Sigit Wibowo juga berharap, para putra daerah kedepanya tidak kalah dengan orang-orang kota. Jadi tidak peduli dari desa atau kota, semua orang mempunyai potensi yang sama, yang penting adalah bagai mana cara meraihnya.[din/ito]

Tag : emcl, tuban, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat