22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |   19:00 . Disdikda Akui Atap Plafon Salah Satu SDN di Kecamatan Ngraho Ambrol   |   18:00 . Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Pembinaan Wasbang Bersama Komponen Masyarakat   |   17:00 . Darurat Bencana, Puting Beliung Masih Mengintai Bojonegoro   |   16:00 . Peralihan Musim, Bojonegoro Status Waspada Angin Kencang   |   15:00 . Kodim Bojonegoro Buka Akses Jalan Pertanian di Desa Cancung   |   14:00 . Harga Logam Mulia Naik Rp 2.000 Per Gram   |   13:00 . Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Letu Suwolo   |   12:00 . 210 Pohon Rawan Tumbang di Bojonegoro Bakal Ditebang   |   11:00 . Awan Gelap di Atas Kota Bojonegoro   |   09:00 . Buruan Daftar Lebih Awal, ini Fasilitasnya   |   08:00 . Adu Kepala, Truk Tronton Pukul Mundur Bus   |   07:00 . Kacamata Kesehatan, Perawatan Terbaik untuk Mata   |  
Thu, 14 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 12 July 2019 16:00

Intip Tradisi Sedekah Bumi Warga Dusun Kedungrejo

Intip Tradisi Sedekah Bumi Warga Dusun Kedungrejo

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Meski cuaca panas  menyengat, warga Dusun Kedungrejo Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, tetap menggelar tradisi "Manganan" atau sedekah bumi, Jumat (12/7/2019) siang, di salah satu pasar Kawak atau di sebuah pohon jenis ringin besar.

Tradisi tersebut dilakukan guna meminta keselamatan sekaligus agar dijauhkan dari marabahaya yang menimpa warga dusun, serta untuk mengharapkan agar  tanaman yang ditanam di wilayah dusun setempat bisa bagus (gemah ripah) dan mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal.

Ketua panitia Sedekah bumi Dusun Kedungrejo, Pudjianto mengatakan, sedekah bumi ini dilakukan setiap bulan Selo Jumat Pon pada penanggalan jawa, yang pelaksanaannya di dua tempat yakni pada siang ini di sekitar pohon ringin atau biasa warga mengenal dengan pasar kawak dengan menggelar langen tayub.

"Sedangkan untuk malam hari bakal dilaksanakan di salah satu sumur gede," tambahnya.

sedekah-bumi-1

Masih kata Pudji sapaan akrabnya, dilaksanakannya sedekah bumi di dua tempat itu konon menurut cerita, nenek moyang dari Dusun Kedungrejo yakni Raden Ayu Suminah selalu meminta keselamatan serta keanugrahan untuk warga di dua lokasi itu, oleh karenanya melaksanakan sedekah bumi juga di dua tempat yang dimaksud sebagai simbol bakti masyarakat atas jasa nenek moyang.

"Selain itu, sedekah bumi ini untuk mengenalkan kepada generasi penerus agar tradisi ini selalu dilestarikan," terang Pudji kepada blokBojonegoro.com.

Sedekah bumi ini terasa cukup kental manakala perpaduan ajaran agama dengan kejawen yang tertata dalam ritual ini dilaksanakan. Usai melaksanakan ritual masyarakat baik tua maupun muda berbaur sekaligus menikmati alunan gending langen tayub.

Adapun dalam pagelaran langen tayub tersebut juga menghadirkan waranggono  Supriati dari Kecamatan temayang, Sunarsih dan Karyati dari Kecamatan Ngasem.

"Sedangkan sedekah bumi untuk malam  menggelar doa bersama guna meminta keselamatan dan banyak rejeki sekaligus minta tanaman agar dijauhkan dari serangan hama," tutup. [saf/mu]

Tag : langen tayub, sedekah bumi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat