07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |   18:00 . Pertamina Sambut Kembali Siswa Jatim dari Gorontalo   |   17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |  
Fri, 23 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 15 July 2019 21:00

Anggap Masih Pedalaman, Presiden CIOFF Terkejut Datang ke Bojonegoro

Anggap Masih Pedalaman, Presiden CIOFF Terkejut Datang ke Bojonegoro

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Presiden CIOFF, Said Rachmat mengaku terkejut saat datang ke Kabupaten Bojonegoro. Ia menganggap Kabupaten Bojonegoro merupakan daerah pedalaman dan masih tertinggal.

Hal tersebut diungkapkan Presiden CIOFF, saat sambutan dalam pembukaan Thengul International Folklore Festival (TIFF) 2019 di Halaman Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Senin (15/7/2019) malam.

"Saya baru pertama kali datang di Bojonegoro, sebelumnya saya berfikir bahwa Bojonegoro adalah daerah pelosok dan masih tertinggal. Namun, saat saya tiba di Bojonegoro ternyata berbeda, disini ternyata sudah maju," ucap Said Rachmat.

Said mengaku takjub dengan Kabupaten Bojonegoro. Sebab selain masyarakatnya ramah, ternyata Bojonegoro juga mempunyai kesenian dan kebudayaan yang tak kalah dari peserta TIFF 2019, seperti Tari Thengul dan Sego Buwuhan.

Ia merasa sangat bahagia menjadi Presiden CIOFF lantaran dapat mendatangkan saudara-saudara dari Negara lain ke Kabupaten Bojonegoro. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari usaha keras dari Bupati Bojonegoro dan tDinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro.

"Saya sangat kagum dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro lantaran dalam waktu empat bulan saja bisa mengadakan kegiatan seperti ini," ujar Said Rachmat.

CIOFF sendiri adalah organisasi Internasional dari UNESCO yang mendatangkan negara-negara luar ke Indonesia serta mengirimkan dan mengenalkan budaya Indonesia ke manca negara.

Said Rachmat juga berharap agar TIFF ini terus bisa diselenggarakan bahkan tahun depan rencananga akan mendatangkan tujuh negara pada festival TIFF. Hal itu dengan catatan  masyarakat Bojonegoro bisa menerima saudara-saudara dari Luar Negeri ini.

"Saya juga mendapat laporan dari empat negara tamu, bahwa banyak yang kagum dengan budaya Bojonegoro dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati yang telah membuat para peserta nyaman," imbuhnya.

Setelah dari Kabupaten Bojonegoro, rencananya keempat negara tersebut akan juga menghadiri acara di Kota Surabaya, kemudian Ponorogo dan terakhir ke Poliwali Mandar untuk menghadiri acara yang sama seperti di Kabupaten Bojonegoro.

"Terakhir saya berharap semoga Bojonegoro bisa dikenal dunia dan bisa menjajarkan diri dengan kota besar lainya di Indonesia," tutup Said Rachmat.[din/lis]

Tag : thengul, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat