15:00 . Usulkan 1000 Formasi, 615 untuk CPNS dan 385 PPPK   |   14:00 . Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Anggarkan 18 Milyar untuk Santunan Kematian   |   13:00 . Warga Ngumpakdalem Gotong Royong Bangunkan Rumah untuk Disabilitas   |   12:00 . BUMDES Lohjinawe Sarangan Perkuat Ekonomi Desa Melalui UMKM   |   11:00 . 190 KM Jalan Cor dan 20 KM Jalan Aspal Bakal Dibangun Tahun Ini   |   10:00 . Santunan Korban Catat Tetap Jasa Raharja 2020 Menurun   |   09:00 . Tingkatkan Layanan Masyarakat, Kesra Gunakan Aplikasi SANDUK   |   07:00 . Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!   |   06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   23:00 . Gandeng Kantor Pos, RSUD Bojonegoro Luncurkan Layanan Antar Obat   |   22:00 . Inilah Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro   |   21:00 . Warga Ngrejeng Purwosari Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Gandong   |   20:00 . 30 Pasangan Mesum Terjaring Razia, 1 Pelajar Hamil 2 Bulan   |   20:00 . Begini Virus Corona Menyerang dan Menyebar   |   19:00 . Pelaku Pencurian 12 Laptop di SDN 1 Bakung Diamankan Polisi   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thengul International Folklore Festival (TIFF) 2019

Empat Negara Saling Unjuk Gigi Tampilkan Tarian di Acara TIFF 2019

blokbojonegoro.com | Monday, 15 July 2019 14:00

Empat Negara Saling Unjuk Gigi Tampilkan Tarian di Acara TIFF 2019

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Aksi tim penari tuan rumah Bojonegoro (Indonesia) dan tiga negara lainya memukau peserta yang hadir dalam kegiatan rentetan Thengul International Folklore Festival (TIFF) 2019 di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Senin (15/7/2019).

Hal tersebut terlihat dari antusias peserta yang notabenya dari kalangan Pelajar yang terpesona dan takjub melihat penampilan masing-masing negara yang menyuguhkan aksi tarian tarian dari Indonesia, Polandia, Thailand dan Bulgaria.

Delegasi Polandia nampak tampil pertama kali dengan tarian tradisional yang dipadu dengan baju khasnya. Lalu disusul dengan Thailand dan Bulgaria, lalu baru dari Kabupaten Bojonegoro yang membawakan penampilan kesenian tradisional Bojonegoro  yaitu Sandur.

Penampilan beda negara tersebut sangat kreatif dan inovatif, tarian lokal ditambah penampilan seni mancanegara membuat kegiatan itu semakin menarik disaksikan. Bahkan, masing-masing negara turut mengajak para peserta untuk saling belajar kesenian masing-masing.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah mengatakan penyelenggaraan Thengul International Folklore Festival (TIFF) 2019 yang turut dihadiri empat negara (Polandia, Bulgaria, Meksixo dan Thailand) salah satu tujuan untuk mengenalkan kebudayaan Kabupaten Bojonegoro kepada manca negara.

Bahkan di Jawa Timur, baru ada dari Kota Surabaya dan Kabupaten Bojonegoro. Acara ini merupakan hasil kolaborasi Pemkab Bojonegoro dengan CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts) Indonesia.

"Kesenian Rakyat ini termasuk dalam rentetan acara TIFF, dari tanggal 14 sampai 18 Juli mendatang," ujarnya.

Bupati perempuan pertama Kabupaten Bojonegoro ini juga menjelaskan, bahwa Thengul International Folklore Festival (TIFF)  akan menjadi even taunan Kabupaten Bojonegoro. Bahkan kedepannya akan mengundang negara dari 5 benua untuk saling bertukar kesenian dan kebudayaan.

"Insaallah jika benar terlaksana lagi, kita akan mengundang lebih banyak negara lagi. Terkait kenapa saya hanya memilih empat negara ini saja, karena ini baru pertama kali diselenggarakan," jelasnya kepada awak Media.

Selain untuk mengenalkan kesenian dan budaya di Bojonegoro kepada empat negara, Kabupaten Bojonegoro juga berencana bekerjasama dengan keempat negara tersebut untuk mengirimkan pelajar Bojonegoro untuk menempuh pendidikan disana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid menambahkan acara TIFF ini bisa memberikan manfaat dan bisa memotifasi siswa Bojonegoro agar bisa lebih luas lagi dalam mendapat wawasan. Serta belajar kesenian yang ada di seluruh dunia dan tentunya tidak melupakan seni yang telah telah diciptakan oleh pendahulunya.

"Semoga dengan ini para pelajar bisa menghargai dan meneruskan apaya yang telah dititipkan oleh nenek moyang bangsa indonesia ini," tutup Amir Syahid kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : Thengul, festival, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat