13:00 . KA Barang 20 Gerbong Kecelakaan di Stasiun Doplang Blora   |   12:00 . Dekati Pelajar, Kapolres Bojonegoro Keliling ke Sekolahan   |   11:00 . Meski Hujan, Desa Ini Masih Sulit Air Bersih   |   10:00 . Begini, Kondisi Terkini Gedung Pemkab Pasca Puting Beliung   |   09:00 . Mencari Kayu Bakar untuk Masak Lebih Nikmat   |   08:30 . Kondisi Gedung Pemkab Pagi Ini   |   08:00 . Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk   |   07:00 . Kenapa Bayi di Bawah 6 Bulan Tidak Boleh Diberi Pisang?   |   00:00 . Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu   |   23:00 . Ketua PBNU: Tak Harmonisnya Agama dan Budaya Penyebab Konflik Timur Tengah   |   22:30 . Di Kecamatan Gondang, 3 Rumah Roboh Disapu Angin Kencang   |   22:00 . Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk   |   21:30 . Ansor Sumberejo Berduka, Banser Terbaik Gugur   |   21:00 . Hujan Disertai Angin Kencang Landa 17 Desa di 4 Kecamatan   |   20:00 . Detik-detik Pohon Tumbang Hampir Timpa Kendaraan   |  
Thu, 12 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 16 July 2019 21:00

Kemarau Panjang, Waduk Lab Sains SMAMUDA Alami Kekeringan

Kemarau Panjang, Waduk Lab Sains SMAMUDA Alami Kekeringan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Masih dalam masa musim kemarau yang cukup panjang, hingga menyebabkan terjadinya kekeringan air di sejumlah wilayah, dan salah satunya di waduk Lab Sains SMA Muhammadiyah 2 Sumberrejo atau biasa disebut SMAMUDA di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Sekolah SMAMUDA, Arisanto Sefi menyampaikan, Lab Sains yang selesai dibangun awal Februari tahun 2019 lalu, memiliki beberapa waduk kecil di dalamnya. Namun saat ini beberapa waduk tersebut mengalami menyusutan air akibat kemarau.

"Tidak ada air sama sekali, sehingga kondisi waduk tinggal lapisan tanah yang mengering," kata Pak Sefi, Selasa (16/7/2019).

Kekeringan tersebut juga berdampak terhadap tanaman di sekitar waduk yang mulai mengering dan juga berdampak terhadap wisatawan yang kian hari semakin mengalami penurunan secara signifikan.

"Waktu masih ada airnya dalam satu hari pengunjung bisa mencapai hingga 150 orang, bahkan kalau di hari libur bisa meningkat dua kali lipatnya. Namun di saat kemarau ini pengunjung yang datang rata-rata perhari hanya sekitr 50 hingga 100 orang saja," ungkapnya.

Ditambahkan, melihat hal tersebut, kelompok Lab Sains SMAMUDA tidak tinggal diam. Para siswa-siswi kreatif tersebut optimis akan mengoptimalkan pengairan dan perbaikan lingkungan di sekitar Lab Sains SMAMUDA yang mengalami kerusakan akibat dilanda kemarau.

"Kami terus optimalkan untuk pengairan Lab Sains SMAMUDA kedepannya. Karena ini juga pengalaman pertama siswa-siswi SMAMUDA dalam pembuatan wisata Lab Sains, jadi masih perlu belajar lebih banyak lagi," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com. [lin/lis]

Tag : waduk, kering


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Thursday, 12 December 2019 00:00

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu Ada hal yang beda dalam pertemuan Arisan Rutin ibu PKK Gg. Namlo RT.04/RW.01 Kelurahan Mojokampung Bojonegoro. Dalam pertemuan kali ini dikemas dengan memperingati hari ibu, para ibu PKK sangat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat